Page 69 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2020
P. 69
Tyfountex, Gumpang, Kartasura. Sebab ada sekitar 2.000 hingga 3.000 orang buruh
dengan status karyawan aktif belum menerima pembayaran THR. Bahkan nasib THR
belum jelas kapan dibayar pihak perusahaan.
"Kalau dikelompok pertama tadi buruh belum menerima pembayaran THR karena
sudah ada kesepakatan dicicil lima kali. Sedangkan dikelompok kedua ini buruh PT
Tyfountex, Gumpang, Kartasura belum jelas kapan THR dibayar," lanjutnya.
FPB Sukoharjo menemukan tidak hanya berkaitan dengan THR saja, namun juga
beberapa hak buruh lain belum diberikan seperti gaji. Bahkan ribuan buruh PT
Tyfountex, Gumpang, Kartasura yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK)
dan dirumahkan juga belum menerima hak berupa pesangon dan tunjangan.
"Terkait masalah ketenagakerjaan kami minta pemerintah tegas dengan
memberikan sanksi apabila THR buruh tidak dibayar pengusaha. Terlebih lagi
dengan kondisi pandemi virus corona seperti sekarang hak buruh wajib diberikan,"
lanjutnya.
Juru bicara karyawan sekaligus Ketua KSPN PT Tyfountex Aris Setyono, Senin (18/5)
mengatakan, masalah yang dihadapi karyawan PT Tyfountex, Gumpang, Kartasura
sejak lama sudah sangat banyak dan belum terselesaikan hingga sekarang. Salah
satu masalah terbaru yang dihadapi karyawan aktif yakni berkaitan dengan gaji
bulan April dan THR. Karyawan sudah menyampaikan masalah ke pihak manajemen
perusahaan. Pembahasan juga sudah digelar dengan melibatkan sejumlah pihak
terkait. Namun masalah tersebut tidak kunjung menemui titik penyelesaian.
Atas kondisi tersebut membuat karyawan geram dan meminta bantuan pada
Pemkab dan DPRD Sukoharjo. Karyawan mendatangi kantor Pemkab Sukoharjo dan
DPRD Sukoharjo berharap tuntutan gaji bisa segera terselesaikan.
"Karyawan ditengah kondisi pandemi virus corona seperti sekarang dirasakan sangat
memprihatinkan bagi karyawan PT Tyfountex. Usaha sudah kami lakukan dan belum
berhasil. Kami meminta bantuan pada Pemkab Sukoharjo khususnya bapak bupati
dan DPRD Sukoharjo agar hak kami berupa gaji, THR dan pesangon segera
diberikan manajemen perusahaan," ujarnya.
Aris menjelaskan, total ada sekitar 3.000 orang karyawan PT Tyfountex belum
menerima hak dari perusahaan. Rinciaanya, sebanyak 1.000 orang karyawan aktif
belum menerima gaji bulan April. Selain itu juga THR karena sebentar lagi Lebaran.
Diluar itu masih ada 2.000 orang karyawan terkena pemutusan hubungan kerja
(PHK), dirumahkan dan tenaga kerja kontrak belum menerima gaji, pesangon, THR
dan hak lainnya.
Page 68 of 126.

