Page 84 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2020
P. 84
Title KSPI PERKIRAKAN AKAN ADA GELOMBANG KEDUA PHK AKIBAT COVID-19
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 03 Juni 2020
https://nasional.kontan.co.id/news/kspi-perkirakan-akan-ada-gelombang- kedua-phk-
Page/URL
akibat-covid-19?page=all
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memperkirakan
akan ada gelombang kedua pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat Covid-19.
Said Iqbal mengatakan, setelah sebelumnya sudah ada jutaan pekerja di sektor
industri pariwisata, UMKM, penerbangan dan logistik yang di-PHK dan dirumahkan,
maka di gelombang kedua ini yang terdampak adalah pekerja di industri
manufaktur, baik padat karya dan padat modal seperti industri tekstil, garmen,
makanan, elektronik dan otomotif. Dia memperkiakan ada ratusan ribu pekerja yang
terdampak.
Dia mengatakan, gelombang kedua ini disebabkan semakin berkurangnya bahan
baku impor karena berbagai negara yang menerapkan lockdown, sementara bahan
baku di dalam negeri hanya mampu memenuhi kebutuhan 30%. Tak hanya itu, nilai
tukar rupiah yang semakin tertekan terhadap dolar pun disebut mempengaruhi
kinerja perusahaan.
"Harga mata uang terhadap dolar tertekan. Beli bahan baku impor, jual barang
jadinya rupiah, itu pasti buntung. Daripada rugi, pasti perusahaan mengurangi
jumlah karyawan, PHK. Ratusan ribu itu bisa. Tetapi saaya tidak bisa memastikan
jumlahnya karena tiap sektor industri ini berbeda-beda kebutuhan bahan bakunya,"
terang Said Iqbal kepada Kontan.co.id, Rabu (3/6).
Said Iqbal pun menyoroti langkah pemerintah yang ingin menerapkan kenormalan
baru (new normal). Menurut dia, tanpa menerapkan new normal pun, masih banyak
buruh yang tetap bekerja.
Namun, dia menyarankan agar pemerintah tidak menggunakan istilah new normal
tetapi menggunakan istilah physical distancing yang terukur.
"Orang Idonesia itu kalau kita menggunakan istilah longgar di new normal itu, dia
akan banyak berrindak lebih. Belum new normal saja, di tempat publik masih
banyak yang berkumpul. Jadi tetap physical distancing tetapi terukur, misalnya di
buruh, ada seminggu kerja, seminggu libur, jadi digilir," katanya.
Dia juga meminta agar pemerintah segera melakukan pencegahan Covid-19.
Menurutnya, seluruh kegiatan perekonomian terganggu karena adanya Covid-19 ini.
Page 83 of 126.

