Page 89 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2020
P. 89
Title LUHUT: TENAGA KERJA TANTANGAN INDONESIA LAKUKAN HILIRISASI MINERBA
Media Name antaranews.com
Pub. Date 03 Juni 2020
https://www.antaranews.com/berita/1532024/luhut-tenaga-kerja-tantangan -indonesia-
Page/URL
lakukan-hilirisasi-minerba
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
menyebutkan kurangnya tenaga kerja menjadi tantangan Indonesia yang tengah
melakukan hilirisasi minerba.
Padahal, hilirisasi minerba menjadi salah satu fokus pemerintah dalam skenario
pemulihan ekonomi di Indonesia pascapandemi COVID-19.
"Setelah mendengar beberapa paparan dari para akademisi dan peneliti, saya
melihat ada tantangan dalam mengembangkan industri hilirisasi yang dihadapi
Indonesia, yaitu kurangnya tenaga kerja lulusan sarjana dan diploma dalam bidang
teknik," kata Luhut dalam unggahan di media sosial resminya, Rabu.
Berdasarkan data Kementerian Ristek Dikti yang dipaparkan dalam kesempatan
rapat koordinasi terkait Hilirisasi Industri Logam dan Pengembangan Sumber Daya
Alam bersama lintas kementerian dan perguruan tinggi terkait, pada tahun 2025
Indonesia diproyeksikan membutuhkan 276.298 lulusan sarjana teknik dan 458.876
lulusan vokasi teknik.
Sedangkan ketersediaan untuk S1 diproyeksi hanya berjumlah 27.721 orang dan D3
sebanyak 5.634 orang. Dengan demikian, akan ada kekurangan tenaga S1 Teknik
sebanyak 248.577 dan D3 Teknik sebanyak 453.243 pada tahun 2025.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019 juga menunjukkan bahwa
mayoritas tenaga kerja di Indonesia masih berpendidikan SD ke bawah dengan
jumlah sebesar 52,4 juta orang. Berikutnya adalah lulusan pendidikan SMA dengan
23,1 juta orang, SMP 22,9 juta orang, lalu SMK 14,6 juta orang, kemudian baru
Sarjana dengan 12,61 juta dan Diploma I/II/III dengan 3,6 juta orang.
"Melihat data yang disampaikan oleh para akademisi ini, saya berpikir bahwa ini
adalah tantangan serius bagi pemerintah yang tengah gencar melakukan hilirisasi
industri minerba. Padahal, industri hilirisasi membutuhkan lulusan sarjana dan
vokasi teknik dalam jumlah yang sangat besar," katanya.
Untuk itu, Luhut mengaku ingin semua pihak untuk fokus menyiapkan program
pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk kebutuhan industri yang
terintegrasi.
Page 88 of 126.

