Page 90 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2020
P. 90
Ia menyebut harus ada koordinasi yang solid antara Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ketenagakerjaan serta
kementerian dan lembaga terkait lainnya untuk merumuskan kebijakan dan program
pengembangan studi serta kurikulum pendidikan vokasi khususnya terkait Industri
logam.
"Karena saya belajar dari pengalaman saya mendirikan Institut Teknologi DEL
bersama istri saya dahulu, membangun sebuah institusi pendidikan tidaklah mudah,
butuh dukungan yang nyata tak hanya dari pemerintah tetapi juga kerja sama
dengan pihak swasta," katanya.
Purnawirawan jenderal TNI itu mengatakan sebagai bagian dari pemerintahan
Presiden Joko Widodo, ia ingin agar pengembangan SDM Indonesia menjadi misi
besarnya dalam menjemput kesempatan emas untuk mempersiapkan generasi-
generasi muda untuk mendapatkan bekal ilmu yang akan menjadi bekal keahlian
mereka.
Dengan demikian, generasi muda nantinya bisa mendapatkan pekerjaan dan siap
menerima transfer teknologi sesuai syarat yang selalu saya sampaikan kepada para
investor.
"Kepada semua kementerian/lembaga, saya berharap ada kepaduan dalam
merumuskan kebijakan ini. Tidak bisa ada satu sektor yang merasa dirinya yang
paling mengatur karena yang harus dikedepankan adalah kepentingan nasional. Jadi
tidak bisa hanya bermuara pada kepentingan sektoral. Demi masa depan terbaik
generasi penerus Ibu Pertiwi serta tanda keberlanjutan era kebangkitan Industri di
Indonesia," pungkasnya.
Page 89 of 126.

