Page 189 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 AGUSTUS 2021
P. 189
menindaklanjuti informasi media tentang adanya kecelakaan di Mal Margo City, Depok, tanggal
21 Agustus Sore," kata Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang, melalui
Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Senin (23/8).
KEMENAKER TURUNKAN TIM PENGAWAS INVESTIGASI KECELAKAAN MAL MARGO
CITY
Kementerian Ketenagakerjaan merespons cepat kejadian kecelakaan di tempat kerja di Mal
Margo City, Depok, Jawa Barat. Respon tersebut dengan menurunkan Tim Pengawas
Ketenagakerjaan Spesialis Bidang K3 untuk melakukan investigasi kecelakaan.
"Respons ini menindaklanjuti informasi media tentang adanya kecelakaan di Mal Margo City,
Depok, tanggal 21 Agustus Sore," kata Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker, Haiyani
Rumondang, melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Senin (23/8).
Dirjen Haiyani mengatakan, respons cepat ini adalah salah satu implementasi Reformasi
Pengawasan Ketenagakerjaan. Reformasi Pengawasan Ketenagakerjaan adalah bagian dari 9
Lompatan Kemnaker yang telah dicanangkan Menaker Ida Fauziyah.
"Pengawas Ketenagakerjaan dituntut untuk mampu melakukan respons cepat melalui berbagai
sistem dan keterlibatan seluruh stakeholder. Salah satu wujudnya adalah respons cepat dari
media sosial," jelasnya.
Direktur Bina Pemeriksaan Norma Ketenagakerjaan, Yuli Adiratna, mengatakan bahwa Tim yang
terdiri dari Pengawas Ketenagakerjaan Kemnaker bersama Tim Pengawas Ketenagakerjaan
UPTD I Provinsi Jawa Barat dan Kepolisian Resor Depok. Tim ini langsung ke tempat kejadian
perkara di Margo City Mal pada 22 Agustus 2021.
"Dalam pemeriksaan dilakukan pengamatan kondisi lapangan dan meminta keterangan serta
pemeriksaan dokumen kepada pihak manajemen Mal Margo City," kata Yuli.
Akibat kecelakaan tersebut, jelas Yuli, satu orang meninggal dunia diduga pekerja di J'CO dan
beberapa orang terluka kurang lebih 10 orang. Sebagian besar korban merupakan pekerja dari
tenant dan security di Mal Margo City.
"Sampai saat ini, yang mengalami luka dirawat di rumah sakit, ada yang sudah diperbolehkan
pulang dan masih ada yang dirawat," terangnya.
Yuli Adiratna menegaskan bahwa Tim Pengawas Ketenagakerjaan hadir untuk membantu
mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan dan memberikan saran perbaikan agar
kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Tim juga untuk memastikan agar korban
dipastikan mendapatkan hak jaminan sosial dan hak-haknya lainnya sesuai ketentuan peraturan
peraturan perundangan ketenagakerjaan.
"Pemerintah akan lebih memberikan perhatian khusus terhadap tempat umum seperti Mal agar
lebih meningkatkan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja untuk memastikan kejadian
serupa tidak terulang," kata Yuli.
Selain itu, Tim akan melakukan investigasi lanjutan untuk pendalaman penyebab kecelakaan dan
juga menemukan pihak yang bertanggungjawab atas kejadian kecelakaan tersebut. "Tim
Pengawas Ketenagakerjaan akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait,"
tandasnya.
[azz].
188

