Page 191 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 AGUSTUS 2021
P. 191

TOLONG, BMI ASAL SUKABUMI DI ARAB INI ALAMI KEHAMILAN EKTOPIK DAN
              INGIN PULANG
              Seorang  Buruh  Migran  Indonesia  (BMI)  asal  Kabupaten  Sukabumi,  Jawa  Barat  dikabarkan
              mengalami  kehamilan  ektopik  atau  hamil  di  luar  kandungan.  BMI  perempuan  inisial  SH  ini
              diketahui sudah menderitanya sejak 3 bulan terakhir.

              Informasi yang diterima detikcom, SH kini berada di daerah Mansour street, Makkah, Arab Saudi.
              Akibat kehamilan ektopik yang dideritanya SH sudah 3 bulan terpaksa berhenti kerja.

              "Saya tadi pagi ke sana, dia berada di sebuah kontrakan dengan kondisi tidak bekerja karena
              menderita Ektopik. Keluhannya dia merasa perih dan kerap mencengkram kuat-kuat perutnya,"
              kata Imamul Ahyar, seorang aktivis Garda BMI kepada detikcom melalui aplikasi perpesanan,
              Senin (23/8/2021) dinihari.

              Ahyar menjelaskan status SH resmi berangkat sejak 2010 silam, jauh sebelum pemberlakuan
              moratorium. Menurut Ahyar saat ini kondisi SH sangat memprihatinkan.

              "Kepada saya teman satu kontrakan SH ini menjelaskan, jika SH sempat dibawa memeriksakan
              diri ke salah satu rumah sakit Kamis (19/8) lalu. Hasilnya mengejutkan, rahimnya bocor. Dokter
              tidak berani melakukan tindakan medis dengan alasan kurang lengkapnya peralatan di rumah
              sakit tersebut, Mereka menyarankan agar kami membawa SH ke rumah sakit milik pemerintah,
              setelah dipikir-pikir dia pilih pulang, khawatir jika terjadi sesuatu tidak diinginkan, karena itu
              kami minta dibantu agar dia secepatnya bisa dipulangkan," papar Ahyar.

              Ahyar  berharap  KJRI  benar-benar  memberikan  bantuan  kepada  BMI  yang  memang
              membutuhkan bantuan. "Intinya kita menuntut komitmen perwakilan Indonesia di sini, setiap
              unggahan mereka kan selalu akan mengutamakan perlindungan untuk warga negara Indonesia
              yang membutuhkan bantuan," ujar Ahyar.

              Dari  identitas  yang  diberikan  Ahyar,  diketahui  SH  berasal  dari  Kampung  Papisangan,  Desa
              Caringin, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

              "Intinya kami berharap ada penanganan dari pemerintah terkait nasib BMI ini, kabar terakhir
              yang bersangkutan memang ingin pulang melalui jalur mandiri," pungkasnya.
































                                                           190
   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196