Page 190 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 AGUSTUS 2021
P. 190
Judul Tolong, BMI Asal Sukabumi di Arab Ini Alami Kehamilan Ektopik dan
Ingin Pulang
Nama Media detik.com
Newstrend PMI di Arab Saudi
Halaman/URL https://news.detik.com/berita-jawa-barat/5692432/tolong-bmi-asal-
sukabumi-di-arab-ini-alami-kehamilan-ektopik-dan-ingin-pulang
Jurnalis Syahdan Alamsyah
Tanggal 2021-08-23 09:58:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Imamul Ahyar (Aktivis Garda BMI) Saya tadi pagi ke sana, dia berada di sebuah
kontrakan dengan kondisi tidak bekerja karena menderita Ektopik. Keluhannya dia merasa perih
dan kerap mencengkram kuat-kuat perutnya
negative - Imamul Ahyar (Aktivis Garda BMI) Kepada saya teman satu kontrakan SH ini
menjelaskan, jika SH sempat dibawa memeriksakan diri ke salah satu rumah sakit Kamis (19/8)
lalu. Hasilnya mengejutkan, rahimnya bocor. Dokter tidak berani melakukan tindakan medis
dengan alasan kurang lengkapnya peralatan di rumah sakit tersebut, Mereka menyarankan agar
kami membawa SH ke rumah sakit milik pemerintah, setelah dipikir-pikir dia pilih pulang,
khawatir jika terjadi sesuatu tidak diinginkan, karena itu kami minta dibantu agar dia secepatnya
bisa dipulangkan
positive - Imamul Ahyar (Aktivis Garda BMI) Intinya kita menuntut komitmen perwakilan
Indonesia di sini, setiap unggahan mereka kan selalu akan mengutamakan perlindungan untuk
warga negara Indonesia yang membutuhkan bantuan
negative - Imamul Ahyar (Aktivis Garda BMI) Intinya kami berharap ada penanganan dari
pemerintah terkait nasib BMI ini, kabar terakhir yang bersangkutan memang ingin pulang melalui
jalur mandiri
Ringkasan
Seorang Buruh Migran Indonesia (BMI) asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dikabarkan
mengalami kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan. BMI perempuan inisial SH ini
diketahui sudah menderitanya sejak 3 bulan terakhir. Informasi yang diterima detikcom, SH kini
berada di daerah Mansour street, Makkah, Arab Saudi. Akibat kehamilan ektopik yang dideritanya
SH sudah 3 bulan terpaksa berhenti kerja.
189

