Page 36 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 NOVEMBER 2019
P. 36

Title          MENAKER: PERLU ADA PERLINDUNGAN UNTUK PEKERJA INFORMAL

                Media Name     republika.co.id
                Pub. Date      05 November 2019
                               https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/19/11/04/q0g62w384-me naker-
                Page/URL
                               perlu-ada-perlindungan-untuk-pekerja-informal

                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive








               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan jumlah pekerja informal
               Indonesia lebih banyak dibandingkan pekerja formal. Oleh sebab itu dibutuhkan
               pelindungan khusus bagi pekerja informal.

               "Jumlah pekerja informal Indonesia cukup tinggi, maka perlu pelindungan sosial,
               seperti perlindungan dari jam kerja mereka yang tidak pasti dan sebagainya," kata
               Ida saat ditemui usai Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI, Jakarta,
               Senin (4/11).

               Ida mengatakan pihaknya akan serius dalam menangani pelindungan sosial bagi
               para pekerja informal. Para pekerja informal ini juga tidak harus selalu digeser ke
               sektor formal, mereka bisa juga diberi kompetensi baru. Pemerintah akan
               mendorong ketrampilan pekerja informal dengan pelatihan baik melalui BLK dan
               juga melalui kartu Pra-Kerja yang akan terbit pada 2020.

               Tidak hanya untuk pekerja informal, Ida juga ingin pelatihan ketrampilan tersebut
               menyasar para ibu rumah tangga yang masih dalam usia kerja. "Kalau mereka
               didorong memilki ketrampilan baru, mereka bisa kita geser masuk angka masyarakat
               yang bekerja," kata Ida.

               Menurut data Sakernas Februari 2019, jumlah penduduk usia kerja di Indonesia
               mencapai 196, 46 juta jiwa. Di mana angkatan kerja 136, 18 juta jiwa yang terbagi
               129,36 juta jiwa bekerja dan 6,82 juta jiwa menganggur.

               Dari 129,36 juta jiwa yang bekerja, sebanyak 55,28 juta jiwa bekerja disektor formal
               dan 74,08 juta jiwa bekerja di sektor non-formal. Saat ini, pihaknya sedang mengulas
               kembali kebijakan-kebijakan bidang ketenagakerjaan selama ini, agar sesuai dengan
               visi-misi Presiden Joko Widodo yaitu membangun SDM unggul.






                                                       Page 35 of 142.
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41