Page 96 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 NOVEMBER 2019
P. 96
Kebijakan itu diharapkan mampu membantu pekerja untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya seperti transportasi, pendidikan, kesehatan, dan sembako murah.
Usul insentif
Namun, dia mengusulkan pemerintah provinsi Jakarta untuk memberi insentif
kepada pengusaha sebagai dampak kenaikan upah minimum. Bentuknya bisa
berupa keringanan pajak dan subsidi listrik. "Dengan kenaikan upah minimum
sekitar 8 persen ini, maka biaya produksi naik 30 persen. Kami berharap ada insentif
dari pemerintah untuk pengusaha," usul anggota Dewan Pengupahan Provinsi
Jakarta dari unsur pengusaha itu.
Anggota Dewan Pengupahan Provinsi Jakarta dari unsur Serikat Pekerja Dedi
Hartono menegaskan kalangan serikat pekerja akan menuntut pemerintah untuk
memenuhi selisih kenaikan upah minimum. Pemerintah menetapkan upah minimum
sebesar Rp4.276.349, unsur buruh mengusulkan upah minimum sebesar
Rp4.619.878, sehingga ada selisih Rp343 ribu.
Dedi menjelaskan kalangan buruh menuntut pemerintah provinsi Jakarta untuk
memperluas manfaat Kartu Pekerja. Misalnya, gratis masuk museum dan lokasi
wisata di Jakarta yang dikelola pemerintah provinsi Jakarta serta perluasan manfaat
transportasi untuk pekerja yang bertempat tinggal di luar Jakarta. Kemudian subsidi
sewa rusunawa.
"Komponen sewa rumah dalam item KHL jumlahnya sangat besar, sehingga
pemerintah perlu melakukan subsidi," harapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jakarta Andri Yansyah
mengatakan pemerintah provinsi Jakarta memiliki sejumlah kebijakan dalam rangka
meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh. Sejumlah kebijakan yang telah
digulirkan untuk kalangan buruh di Jakarta antara lain Kartu Pekerja.
Kartu Pekerja ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh dengan cara
meringankan beban biaya transportasi, pangan, dan pendidikan bagi anak
pekerja/buruh. Manfaat yang dapat diperoleh melalui Kartu Pekerja ini misalnya
gratis naik bus Transjakarta, belanja murah melalui keanggotaan Jakgrosir, fasilitas
KJP Plus, serta jalur afirmasi bagi anak pekerja/buruh.
Andri Yansyah memaparkan Kartu Pekerja telah diluncurkan sejak akhir 2018 dan
telah dibagikan sebanyak 21.249 kartu. "Kami berharap para penerima Kartu Pekerja
dapat terus meningkat dan kesejahteraannya tidak hanya bergantung kepada dari
faktor upah, tetapi dari faktor transportasi, kesehatan, gizi dan pendidikan juga telah
Page 95 of 142.

