Page 91 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 NOVEMBER 2019
P. 91
Title UMK DIUSULKAN RP 1.989.000, BUPATI MINTA JANGAN BERUJUNG PHK
Media Name krjogja.com
Pub. Date 05 November 2019
https://krjogja.com/web/news/read/113859/UMK_Diusulkan_Rp_1_989_000_Bu
Page/URL
pati_Minta_Jangan_Berujung_PHK
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2020 di Kabupaten Karanganyar diusulkan Rp 1.980.000.
Oleh Bupati Juliyatmono, usulan itu disampaikan ke Gubernur Ganjar Pranowo agar ditinjau dan
ditetapkan.
"Usulan ini berdasarkan perhitungan yang dilandasi formula PP 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.
Usulan tersebut sudah dikirim ke gubernur," kata Juliyatmono kepada wartawan, Senin (4/11).
Besarannya merupakan pembulatan ke atas dari angka 1.988.988. Ia mengakui angka tersebut berada
di bawah perhitungan serikat pekerja yang mengusulkannya Rp 2.138.672. Pekerja
memperhitungkannya dari formula tersendiri dengan sejumlah kriteria.
"Serikat pekerja dengan asosiasi pengusaha selalu deadlock. Dengan mengacu PP 78, pasti
besarannya lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya Rp 1.833.000," katanya.
Dia berharap pengusaha konsisten membayar kewajibannya itu tanpa perlu melakukan rasionalisasi
yang berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pengurangan tingkat kesejahteraan
lainnya. Di sisi lain, pekerja juga perlu memahami situasi keuangan perusahaan.
"Tahun 2020 diprediksi bakal semakin ketat persaingan usaha. Pekerja harus sungguh-sungguh
bekerja," katanya.
Kabid Hubungan Industrial Disdagnakerkop UKM Karanganyar, Sri Wibowo mengatakan pemerintah
mengusulkan UMK tahun 2020, sesuai dengan PP 78 2015, pasal 44 ayat 1 dan 2, atau sebesar Rp
1.988.988, atau mengalami kenaikan sebesar 8,51 persen.
"Kenaikan ini sudah dinaikan dengan pertumbuhan ekonomi dan inflasi," katanya.
Ketua KSPN Karanganyar, Hariyanto mengakui terjadi perbedaan antara Apindo dan pihaknya.
Page 90 of 142.

