Page 40 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JANUARI 2019
P. 40
Pub. Date 28 Januari 2019
https://www.jm/jpg-today/28/01/2019/hendak-ke-arab-tki-asal-malang-dik irim-ke-
Page/URL
suriah
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Minat warga Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), untuk menjadi Tenaga Kerja
Indonesia (TKI) masih cukup tinggi. Sekalipun saat ini masih dalam masa moratorium
pengiriman TKI. Alhasil, mereka yang ingin mengais rejeki di negeri orang memiliki
jalur ilegal.
Seperti yang dialami TKI asal Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran Kabupaten
Malang. Sang TKI berniat bekerja di Arab Saudi dengan jalur ilegal. Ironisnya lagi,
TKI tersebut justru dikirim ke Suriah.
Kini, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang tengah menelusuri
perusahaan pengiriman tersebut. "Kami menerima laporan ada warga yang dibawa
seseorang untuk diberangkatkan ke Arab Saudi, tetapi ternyata dikirim ke Suriah,"
kata Kasi Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Malang Sukardi, Senin
(28/1).
Disnaker sendiri baru menerima laporan secara lisan dari pihak desa setempat.
Identitas seseorang yang memberangkatkan serta nama TKI yang bersangkutan juga
masih belum diketahui.
Namun, pihak keluarga dilaporkan sempat berkomunikasi dengan TKI yang sekarang
di Suriah. Mereka minta untuk segera dipulangkan. "Kami masih menelusuri dan
menunggu pengaduan resmi tertulis dari pemdes setempat. Sehingga bisa dilakukan
langkah konkret oleh pemerintah daerah," beber Sukardi.
Moratorium pengiriman TKI ke Timur Tengah diberlakukan sejak beberapa tahun lalu.
Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) nomor 260 tahun
2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan TKI.
Aturan tersebut dijadikan patokan Pemkab Malang. Namun pada April 2018, memang
sempat akan dilakukan uji coba pengiriman kembali TKI hingga 2020. Dalam
perkembangannya, kembali muncul Permenaker nomor 291 tahun 2018. Kebijakan
itu mengatur Pedoman Pelaksanaan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran
Indonesia di Kerajaan Arab Saudi melalui sistem penempatan satu kanal.
Itupun masih belum ada petunjuk teknis (juknis). Sehingga Pemkab Malang masih
belum berani mengakomodasi calon TKI yang akan ke Timur Tengah. "Apalagi belum
ada perusahaan yang bertanggung jawab. Kami pastikan, TKI asal Brongkal itu ilegal,"
tegas Sukardi.
Page 39 of 58.

