Page 16 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2019
P. 16

Title          TKI ASAL INDRAMAYU 13 TAHUN HILANG KONTAK DI MALAYSIA
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      10 November 2019
                              https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/19/11/10/q0q9jr409- tki-asal-
               Page/URL
                              indramayu-13-tahun-hilang-kontak-di-malaysia
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               Lagi, seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Indramayu  dilaporkan
               hilang kontak saat bekerja di luar negeri. Kali ini, hal itu menimpa Fadiroh binti Padil
               (43), asal Blok Karanganyar, RT 010, RW 003, Desa Kedungwungu, Kecamatan
               Krangkeng, yang dilaporkan hilang kontak selama 13 tahun 9 bulan di Malaysia.


               "Selama 13 tahun lebih ibu bekerja di Malaysia, tidak ada komunikasi. Kami juga
               tidak tahu di mana ibu berada sekarang,'' ujar anak kandung Fadiroh, Nurazijah
               (25), saat membuat aduan di Sekretariat Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI)
               Cabang Indramayu, akhir pekan kemarin.


               Nurazijah menuturkan, ibunya berangkat kerja ke luar negeri sebagai pembantu
               rumah tangga demi memperbaiki perekonomian keluarga. Apalagi, saudara dan
               tetangga mereka juga sudah lebih dulu bekerja di Malaysia.


               Seperti pemberangkatan saudara dan para tetangganya, Fadiroh juga mendaftarkan
               diri melalui Supalan, seorang perekrut calon TKI, asal Desa Kedungwungu,
               Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

               Fadiroh diberangkatkan oleh Supalan ke Malaysia pada 14 Februari 2006 sebagai
               pekerja migran unprosedural. Pasalnya, Fadiroh ditempatkan lewat perorangan atau
               tidak melalui Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

               "Waktu ibu saya diberangkatkan ke luar negeri, tidak mengerti prosesnya resmi atau
               tidak. Tahunya bahwa Pak Supalan bisa memberangkatkan pekerja migran ke
               Malaysia, seperti saudara dan para tetangga yang sudah duluan bekerja," tutur
               Nurazijah.

               Nurazijah menambahkan, sebelum dirinya mengadu ke SBMI Indramayu, almarhum
               ayah kandungnya, Maulani, juga telah mengadu ke Direktorat Perlindungan WNI
               dan BHI Kementerian Luar Negeri RI pada 17 Januari 2014. "Sebelum bapak saya
               meninggal, permasalahan ini sudah diadukan ke Kemlu. Tapi sampai sekarang ibu
               saya belum ketemu," terang Nurazijah.


               Nurazijah berharap, Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik
               Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur bisa menemukan dan memulangkan ibunya ke





                                                       Page 15 of 130.
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21