Page 19 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2019
P. 19

penduduk usia produktif mencapai sekitar 180 juta, sementara penduduk non-
               produktif hanya 60 juta jiwa.


                Karena itu, Apjati akan mendorong penyiapan PMI yang terampil dan memiliki
               kompetensi yang dibutuhkan para pengguna di luar negeri.

                "Kami memahami bahwa pidato Presiden Jokowi tentang perlunya bangsa ini
               menyiapkan agenda SDM unggul untuk bisa bersaing dengan negara-negara lain itu
               memang merupakan agenda yang kita persiapkan untuk 5 tahun ke depan,"
               sebutnya.


                Ayub menambahkan, peningkatan remitansi ini berkaitan dengan PMI yang
               terampil, bersertifikat, memiliki kemampuan bahasa di negara penempatan,
               termasuk mampu berbahasa Inggris merupkan bonus utama bagi PMI.


                Apjati memahami, bahwa sumber pemasukan dari bahan baku fosil tentu suatu
               saat akan habis. Karena itu, Apjati bersama stakeholder terkait terus mendorong
               pengembangan kompetensi PMI agar memiliki daya saing tinggi. Asumsinya, dengan
               dengan jumlah penempatan PMI yang besar seharusnya remitansi yang dihasilkan
               juga besar.

                Pada saat bersamaan, lanjut Ayub, Apjati juga terus melakukan peningkatan
               kualitas PMI melalui Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) ke Arab Saudi yang
               sudah berjalan saat ini.

                Selama 8 tahun devisa yang dikumpulkan dari Timur Tengah menurun drastis
               lantaran tidak ada penempatan PMI. Karena itu, dengan pembukaan penempatan
               PMI ke Arab Saudi diharapkan akan meningkatkan remitansi dari Arab Saudi. Selain
               itu, Apjati juga sedang menjalin kerjasama dengan negeri China di sektor Awak
               Buah Kapal (ABK), perikanan dan sektor manufaktur lainnya.


                Catatan Apjati selama kunjungan ke China dua bulan lalu melihat adanya
               permintaan yang tinggi untuk penempatan PMI berketerampilan di sektor kelautan
               dan perikanan. "Saat ini sudah banyak pekerja asing dari Kamboja, Vietnam,
               Myanmar, dan Bangladesh yang bekerja di sektor kelautan dan perikanan,"
               terangnya.

                "Galangan industri kapal perikanan laut China banyak membutuhkan ABK dan PMI
               di sektor manufacture pengolahan hasil ikan. Intinya, Apjati dalam 5 tahun ke depan
               akan terus membantu peningkatan remitansi kepada negara melalui penempatan
               PMI berkualitas, kompeten dan memiliki daya saing yang tinggi," ujarnya















                                                       Page 18 of 130.
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24