Page 46 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2019
P. 46

Title          APJATI DORONG PENYIAPAN PEKERJA MIGRAN TERAMPIL
               Media Name     jatim.antaranews.com
               Pub. Date      10 November 2019
                              https://jatim.antaranews.com/nasional/berita/1156619/apjati-dorong-pen yiapan-
               Page/URL
                              pekerja-migran-terampil
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive





               Jakarta - Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) mendorong
               penyiapan pekerja migran Indonesia terampil yang dibutuhkan di luar negeri.

                "Kami memahami bahwa pidato Presiden Jokowi tentang perlunya bangsa ini
               menyiapkan agenda Sumber Daya Manusia (SDM) unggul untuk bisa bersaing
               dengan negara-negara lain. Itu merupakan agenda yang kita persiapkan untuk lima
               tahun ke depan," ujar Ketua Umum Apjati, Ayub Basalamah, dalam keterangan
               tertulis di Jakarta, Minggu.

                Dia menambahkan Lembaga Moneter Dunia atau IMF meramalkan pada 2020
               ekonomi dunia akan tumbuh 3,5 persen atau lebih rendah dibandingkan proyeksi
               sebelumnya 3,6 persen.

                 .

                 Ayub menjelaskan, kelambanan pertumbuhan ekonomi dunia ini juga akan
               berimbas kepada Indonesia yang salah satunya ialah dalam hal penciptaan lapangan
               kerja di dalam negeri.

                Apalagi Indonesia juga mendapatkan Bonus demografi yang diprediksi akan terjadi
               pada 10 tahun ke depan. Bonus demografi yaitu kondisi jumlah usia angkatan kerja
               (15-64 tahun) pada 2020-2030 akan mencapai 70 persen, sedangkan 30 persen
               adalah penduduk dengan usia non-produktif (di bawah 15 tahun dan diatas 65
               tahun).Bila dilihat dari jumlahnya, penduduk usia produktif mencapai sekitar 180
               juta, sementara penduduk non-produktif hanya 60 juta.

                "Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain kecuali menyiapkan PMI yang berdaya
               saing."  Dia menambahkan Filipuna mengandalkan pemasukan utama dari sektor
               pekerja migran yang memiliki kompetensi tinggi. Padahal, jumlah penduduknya
               lebih kecil dari Indonesia tetapi nilai remitansinya setahun mencapai 24 miliar dolar
               AS.

                   Ayub menambahkan, peningkatan remitansi itu berkaitan dengan PMI yang
               terampil, bersertifikat, memiliki kemampuan bahasa di negara penempatan,
               termasuk mampu berbahasa Inggris merupakan bonus utama bagi PMI.

                "Kami terus mendorong pengembangan kompetensi PMI agar memiliki daya saya
               tinggi. Asumsinya, dengan dengan jumlah penempatan PMI yang besar seharusnya
               remitansi yang dihasilkan juga besar."  Apjati juga terus melakukan peningkatan





                                                       Page 45 of 130.
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51