Page 415 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 SEPTEMBER 2021
P. 415
pemerintah dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia untuk mewujudkan visi
Indonesia Maju,a kata Denni Purbasari.
Hingga pertengahan 2021, Program Kartu Prakerja sudah menjangkau 8,2 juta orang penerima
manfaat yang tersebar di 514 kabupaten/kota di 34 provinsi.
aPara penerima Kartu Prakerja inklusif, dengan mayoritas menganggur, muda dan terdidik.
Program ini juga menjangkau peserta berasal dari kabupaten tertinggal, difabel, dan kalangan
purna pekerja migran Indonesia,a urai Denni.
Terkait manfaat nyata Program Kartu Prakerja, Denni menyodorkan fakta berbagai survei, baik
survei evaluasi yang dilakukan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja maupun dari
berbagai lembaga independen dalam dan luar negeri, seperti BPS, Tim Nasional Percepatan
Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), CSIS, Cyrus Network, LPEM Universitas Indonesia hingga
Bank Dunia.
Survei Evaluasi Manajemen Pelaksana dan Cyrus Network menyatakan bahwa Program Kartu
Prakerja memberikan pengalaman serta menumbuhkan sikap positif bagi pesertanya. Sementara
itu, Survei Cyrus Network, TNP2K, Sakernas BPS dan CSIS mengungkap bahwa Program Kartu
Prakerja meningkatkan kompetensi untuk kerja/wirausaha untuk penerimanya.
Program Kartu Prakerja juga terbukti mengakselerasi inklusi keuangan, mendukung daya beli,
serta membantu usaha mikro dan kecil.
aPenelitian LPEM Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun ini menunjukkan bahwa Kartu
Prakerja mampu mengurangi rasa cemas, sedih, dan amarah yang dirasakan oleh penerima
program akibat pandemi Covid-19. Disimpulkan bahwa program ini membantu meningkatkan
kesehatan masyarakat di masa pandemi,a kata doktor ekonomi lulusan University of Colorado at
Boulder, Amerika Serikat, itu.
Pencapaian besar juga didapat lewat apresiasi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
yang menyampaikan bahwa Program Kartu Prakerja menjadi contoh best practice dalam
mengelola suatu program besar dengan lingkup 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia
dengan meminimalisasi banyak persoalan. Atas penilaian itu, Kartu Prakerja direkomendasikan
KPK dapat menjadi pilot project bagi program-program lainnya.
Yang terbaru, Ipsos, sebuah lembaga riset global dari Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa
53% masyarakat Indonesia mengaku puas dengan bantuan dari pemerintah selama pandemi
Covid-19.
Dari berbagai program bantuan yang diberikan pemerintah, ada tiga program bantuan yang
paling banyak didapatkan masyarakat, yakni Program Kartu Prakerja dengan persentase 24%,
subsidi listrik 19%, dan subsidi kuota internet pada sektor pendidikan sebesar 18%.
Di depan lebih dari 220 mahasiswa yang hadir secara virtual, Denni Purbasari menjelaskan
kondisi ketenagakerjaan Indonesia. Dengan 135 juta jumlah angkatan kerja saat ini, Indonesia
memiliki dua tantangan utama ketenagakerjaan, yakni rendahnya jumlah lapangan kerja, serta
minimnya produktivitas, yang salah satunya disebabkan oleh adanya skill gap.
414

