Page 472 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 SEPTEMBER 2021
P. 472
48 RIBU PEKERJA PONTIANAK AKAN TERIMA BSU
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Pontianak,
Ramadan Sayo menyebutkan sekitar 48 ribu pekerja yang akan menerima Bantuan Subsidi Upah
(BSU) dari pemerintah. Jumlah itu untuk pekerja di dua kota yakni Pontianak dan Singkawang.
Pemberian BSU ini bagi pekerja yang berada di kota maupun kabupaten dengan Pemberlakuan
Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 dan 4.
"Saat ini sudah ada menerima di tahap pertama. Karena pencairan tidak sekaligus. Saat ini sudah
masuk batch kedua," kata Ramadan.
Ramadan menambahkan sejumlah persyaratan lainnya mesti dipenuhi. Terdaftar sebagai peserta
aktif BPJS Ketenagakerjaan Hingga 30 Juni 2021. Kemudian mempunyai gaji atau upah paling
banyak sebesar Rp3.5 juta per bulan.
Dalam hal pekerja atau buruh bekerja di wilayah dengan UMP/UMK lebih besar dari Rp 3,5 juta,
maka persyaratan gaji atau upah menjadi paling banyak sebesar UMP/UMK dengan pembulatan
ratusan ribu ke atas, sesuai dengan upah terakhir yang dilaporkan Pemberi Kerja kepada BPJS
Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan.
Lalu bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan 4 (28 Provinsi dan 167 Kab/Kota) sesuai Inmendagri
22/2021 dan 23/2021.
Selanjutnya diutamakan bekerja di sektor usaha seperti industri barang konsumsi, transportasi,
aneka industri, properti & real estate dan perdagangan & jasa (kecuali jasa Pendidikan dan
Kesehatan) sesuai dengan klasifikasi data sektoral di BPJS Ketenagakerjaan.
"Data dari perusahaan yang kami verifikasi, kami serahkan kementerian. Nanti ditransfer
langsung ke rekening masing-masing," jelas Ramadan.
Ramadan menyebutkan, nilai yang diterima pekerja berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika
tahun sebelumnya yang diterima senilai Rp 1,2 juta. Sekarang yang diterima sebesar Rp 500 per
bulan.
"Jadi totalnya satu juta untuk dua bulan," ujarnya.
Ramdan menambahkan pencarian BSU itu langsung ditransfer pada rekening himbara milik
pekerja. Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN. Jika pekerja memiliki rekening bank swasta, maka
secara otomatis dibuatkan rekening himbara.
Ramadan melanjutkan pihaknya akan melakukan konfirmasi ulang ke perusahaan jika tidak ada
kesesuaian. Umumnya itu berkaitan dengan nomor rekening dan nomor induk kependudukan.
"Nanti diumumkan dan datang ke bank. Rekening Himbara langsung diaktifkan kartu ATM-nya,"
tutup Ramadan.
471

