Page 105 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 105
Title SOAL PENANGANAN TKI, POLRI: MEREKA WAJIB ISOLASI DIRI
Media Name republika.co.id
Pub. Date 06 April 2020
https://republika.co.id/berita/q8cz55377/soal-penanganan-tki-polri-mer eka-wajib-isolasi-
Page/URL
diri
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis mengeluarkan empat surat telegram
secara serentak pada Sabtu (4/4). Salah satu telegram tersebut berkaitan dengan
penanganan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari luar negeri. Surat
tersebut tertuang dengan nomor ST/1102/IV/HUK.7.1./2020 yang ditandatangani
oleh Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.
"Ya benar. TKI yang baru pulang dari luar negeri wajib mengisolasi diri. Jika mereka
tidak melakukan hal tersebut. Mereka dapat dikenakan hukuman pidana.
Diharapkan ada isolasi diri," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas)
Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono, Senin (6/4).
Dalam surat telegram dengan nomor ST/1102/IV/HUK.7.1./2020 tertanggal 4 April
2020 itu, disebutkan bahwa jajaran reserse melakukan koordinasi dengan
penyelanggara karantina kesehatan, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Karantina. Lalu,
koordinasi dengan kewilayahan lainnya yang menjadi daerah transit maupun tujuan
dalam penanganan TKI dari willayah atau daerah endemis negara terjangkit Covid-
19.
Kemudian, pada pintu masuk pelabuhan, bandara udara, pos lintas batas darat,
wajib mendampingi petugas kesehatan untuk laksanakan pemeriksaan terhadap
penumpang yang baru tiba atau TKI. Prosedur penanganan kesehatan baik melalui
laut, udara dan darat dijalankan sesuai dengan UU nomor 6 2018 tentang karantina
kesehatan. Sebelumnya diketahui, terdapat surat telegram lainnya yang ditujukan
dalam penanganan virus Corona (Covid-19). Di antaranya terkait Pembatasan Sosial
Berskala Besar (PSBB), kejahatan siber, dan kejahatan bahan pokok.
Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Surat Telegram Kapolri tentang potensi
pelanggaran atau kejahatan yang mungkin terjadi selama penerapan pembatasan
sosial berskala besar (PSBB) beserta pedoman penanganan kejahatan. Penerbitan
Surat Telegram Kapolri ini dikonfirmasi oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo
Sigit Prabowo yang menandatangani surat ini, mewakili Kapolri.
"Iya benar. (Surat telegram diterbitkan) dalam rangka penanganan perkara dan
pedoman pelaksanaan tugas selama masa pencegahan penyebaran Covid-19 dalam
pelaksanaan tugas fungsi reskrim terkait PSBB," kata Komjen Sigit di Jakarta, Sabtu
(4/4) malam.
Page 104 of 193.

