Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 103

Title          DUH, WABAH CORONA KIAN MEMICU PHK MASSAL
               Media Name     kontan.co.id
               Pub. Date      06 April 2020
               Page/URL       https://insight.kontan.co.id/news/duh-wabah-corona-kian-memicu-phk-mas sal
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               Pandemi virus corona atau Covid-19 akhirnya memakan korban dari kalangan
               pekerja. Berdasarkan data laman Instagram resmi Dinas Tenaga Kerja,
               Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, hingga data penutupan 4 April 2020,
               sebanyak 30.137 pekerja dari 3.348 perusahaan mengalami pemutusan hubungan
               kerja atau PHK.


               Sementara 132.279 pekerja dari 14.697 perusahaan dirumahkan tanpa menerima
               upah (unpaid leave). Banyak perusahaan tidak bisa beroperasi lantaran terdampak
               corona.


               Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta
               Sarman Simanjornga mengakui bahwa untuk sektor industri tertentu memang sudah
               terjadi PHK. "Misalnya sektor usaha pariwisata dan turunannya, termasuk
               perhotelan, restoran, kafe, katering, travel yang sejak 1,5 bulan lalu sudah
               mengalami keterpurukan," ungkap dia kepada KONTAN, Minggu (5/4).

               Bahkan berbagai pusat hiburan tutup sampai 19 April 2020 dan berlanjut selama
               bulan puasa. Praktis selama bulan ini, industri hiburan tidak ada pemasukan.

               Pekerja sektor perdagangan juga terdampak akibat tak beroperasinya sejumlah
               pusat perbelanjaan.


               Dia menyatakan, sejauh ini pengusaha mencoba sekuat tenaga tidak melakukan
               PHK. "Selama masih mampu bertahan," katanya.


               Sarman menambahkan, kalangan pengusaha sudah berusaha supaya roda bisnis
               tetap berjalan. Salah satu terobosan yang dilakukan misalnya dengan
               menggencarkan penjualan secara daring (online). Pemanfaatan penjualan daring ini
               utamanya ditempuh oleh peritel pakaian dan peralatan rumah tangga, serta pebisnis
               sembako.

               Konveksi rumah tangga yang selama ini memproduksi pakaian juga berbenah.
               Mereka memproduksi masker, hingga beralih haluan terjun ke bisnis penjualan
               bahan pangan pokok via online.

               Dengan berbagai upaya tersebut, Sarman berharap, jumlah pemutusan hubungan
               kerja di Jakarta bisa diredam. Untuk itu ia meminta agar pemerintah bisa



                                                      Page 102 of 193.
   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108