Page 173 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 173
Title MENDARAT DI SURABAYA, 156 PEKERJA MIGRAN INDONESIA AKAN JALANI RAPID TEST
CORONA
Media Name kompas.com
Pub. Date 06 April 2020
Page/URL https://regional.kompas.com/read/2020/04/06/22541211/mendarat-di-surab aya-156-
pekerja-migran-indonesia-akan-jalani-rapid-test
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sebanyak 156 pekerja migran Indonesia asal Malaysia dijadwalkan mendarat di
Bandara Internasional Juanda Surabaya, Selasa (7/4/2020). Pemprov Jawa Timur
menyiapkan protokol kesehatan untuk menyambut pekerja migran dari berbagai
daerah di Jawa Timur itu termasuk memeriksa mereka dengan alat rapid test virus
corona baru.
Sesuai protokol kesehatan, sebelum menjalani rapid test, suhu tubuh para pekerja
tersebut akan diperiksa.
"Jika hasil rapid test positif, maka akan langsung dilakukan tes swab dan PCR," jelas
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negera Grahadi
Surabaya, Senin (6/4/2020) malam.
Jika hasil rapid test tak bereaksi atau negatif tapi pekerja tersebut menunjukkan
gejala demam, batuk, dan sesak napas, swab tetap dilakukan.
"Jika hasil rapid test negatif dan tidak menunjukkan gejala klinis, maka pekerja
imigran akan langsung diantar ke tempat tinggal untuk diserahkan kepada kepala
desa tempat mereka tinggal, dan harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,"
jelas Khofifah.
Pelayanan tersebut untuk memastikan para pekerja migran tidak terpapar Covid-19
dan tidak menulari keluarga di kampung halaman. Jumlah pasien positif Covid-19
yang dinyatakan sembuh terus bertambah di Jawa Timur. Hingga Senin (6/4/2020)
malam, jumlah total pasien sembuh mencapai 40 orang.
Tambahan 2 pasien sembuh disebut dari Kota Surabaya.
Sementara jumlah tambahan pasien positif Covid-19 di Jawa Timur bertambah 2
orang dari 187 orang menjadi 189 orang. Tambahan 2 pasien positif dari Trenggalek
1 pasien dan dari Kabupaten Malang 1 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
tercatat sebanyak 985 orang. Dari jumlah itu yang diawasi 669 orang.
Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP), juga bertambah menjadi 10.929
orang. Dari jumlah itu, 7.872 orang yang masih dipantau.
Page 172 of 193.

