Page 23 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 APRIL 2020
P. 23
Title TANGISAN 43 RIBU PEKERJA DI JABAR YANG DIRUMAHKAN DAN DI-PHK AKIBAT CORONA
Media Name liputan6.com
Pub. Date 06 April 2020
https://www.liputan6.com/regional/read/4219970/tangisan-43-ribu-pekerj a-di-jabar-
Page/URL
yang-dirumahkan-dan-di-phk-akibat-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Bandung - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa
Barat telah melakukan pemantauan terhadap tenaga kerja dan perusahaan yang
terdampak pandemi virus Corona (Covid-19). Total, ada 43.461 dari 400
perusahaan yang merumahkan dan memutus hubungan kerja (PHK) karyawannya.
Dari data sementara yang dilaporkan ke Disnakertrans, rincian tenaga kerja yaitu
sebanyak 40.433 pekerja dirumahkan dan 3.030 di-PHK di Jabar terimbas wabah
virus Corona.
Dari 502 perusahaan, sebanyak 400 perusahaan atau 89,64 persen terdampak
corona. Sedangkan 102 perusahaan atau 10,36 persen mengaku belum terdampak.
"Jumlah 43 ribu itu baru data awal yang masuk yang Disnakertrans Jabar sejak 31
Maret dan pendataan belum selesai," ujar Kepala Disnakertrans Jabar Ade Apriandi,
Minggu (5/4/2020).
Ade menjabarkan penyebab perusahaan terdampak pandemi Covid-19 . Salah
satunya terkait penurunan produktivitas karena kesulitan bahan baku.
Kemudian, lanjut Ade, ada penurunan dan pembatalan order, kesulitan
pendistribusian produk, kesulitan spare part mesin produksi, hingga penurunan
omzet.
"Selanjutnya, kami sudah buatkan telaahan staf berdasarkan data pantauan
tersebut, untuk bahan kebijakan Gubernur Jabar dalam memberikan jaminan
kelangsungan hidup pekerja dan perusahaan terdampak Covid-19 ," ujar Ade.
.
Dari data Disnakertrans Jabar, saat ini Kabupaten Sukabumi menjadi daerah yang
para pekerjanya terkena PHK sebanyak 1.142 orang. Diikuti Kota Bandung dengan
500 pekerja, Kabupaten Ciamis (442), Kabupaten Bogor (421), dan Kota Bekasi
(419).
Page 22 of 193.

