Page 536 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2021
P. 536
Judul Menaker Ida Sebut Upah Minimum di Indonesia Terlalu Tinggi
Nama Media winnetnews.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.winnetnews.com/post/menaker-ida-sebut-upah-minimum-
di-indonesia-terlalu-tinggi
Jurnalis Anggara Putera Utama
Tanggal 2021-11-18 12:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Terdapat suatu metode yang secara
internasional di gunakan untuk mengukur tinggi rendahnya suatu upah minimum di suatu
wilayah, yaitu dengan membandingkan besaran upah minimum yang berlaku dengan median
upahnya (kaitz indeks)
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kondisi upah minimum yang terlalu tinggi
tersebut menyebabkan sebagian besar pengusaha tidak mampu menjangkaunya dan akan
berdampak negatif terhadap implementasinya di lapangan
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Hal ini juga yang kemudian membuat teman-
teman serikat pekerja atau serikat buruh lebih cenderung menuntut kenaikan upah minimum
dibandingkan membicarakan upah berbasis kinerja atau produktivitas
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan upah minimum di Indonesia saat
ini sudah terlalu tinggi sehingga sulit Dijangkau oleh pengusaha. Ida menjelaskan kondisi itu
dikur dengan metode Kaitz Indeks.
MENAKER IDA SEBUT UPAH MINIMUM DI INDONESIA TERLALU TINGGI
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan upah minimum di Indonesia saat
ini sudah terlalu tinggi sehingga sulit Dijangkau oleh pengusaha. Ida menjelaskan kondisi itu
dikur dengan metode Kaitz Indeks.
"Terdapat suatu metode yang secara internasional di gunakan untuk mengukur tinggi rendahnya
suatu upah minimum di suatu wilayah, yaitu dengan membandingkan besaran upah minimum
yang berlaku dengan median upahnya (kaitz indeks)," katanya, Jakarta, Selasa (16/11).
535

