Page 148 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 148

PASANGAN SUAMI ISTRI CULIK ANAK MAJIKAN DARI MALAYSIA, DIBAWA LARI KE
               Title
                              PASURUAN
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      11 Maret 2020
                              https://regional.kompas.com/read/2020/03/11/21155681/pasangan-suami-is tri-culik-
               Page/URL
                              anak-majikan-dari-malaysia-dibawa-lari-ke
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative









               Petugas gabungan dari Polda Jatim dan Polres Pasuruan Kota menangkap sepasang
               suami istri yang bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI), karena diduga
               menculik seorang anak warga negara Malaysia.

               "Anak usia tiga tahun itu dibawa kedua tersangka sejak Desember 2019 dari
               Selangor, Malaysia ke Pasuruan," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di
               Mapolda Jatim, Surabaya, mengutip Antara, Rabu (11/3/2020).

               Kedua pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka nekat menculik karena
               sebagai "pancingan".


               Selama tujuh tahun menikah, keduanya tak kunjung diberi keturunan. Kapolda
               menyebut, keduanya dapat membawa sang anak lantaran saat di Malaysia mereka
               yang mengasuhnya. Sehingga saat dibawa pergi, orangtua anak tersebut tidak
               curiga.

               Namun, setelah berpamitan, kedua tersangka ternyata tak pernah kembali, bahkan
               nomor telepon orangtua korban diblokir.

               "Orangtua anak itu lalu melaporkan kasus tersebut ke PDM (Polis Diraja Malaysia),
               kemudian diteruskan ke kedutaan, selanjutnya diteruskan ke kepolisian," kata
               jenderal bintang dua tersebut.

               Setelah dilacak, kedua tersangka diketahui berada di Desa Wates, Kecamatan
               Lekok, Kota Pasuruan. Keduanya kemudian ditangkap dan dibawa ke Mapolda Jatim.
               Salah satu tersangka berinisial S tidak mau disebut sebagai penculik karena telah
               meminta izin kepada orangtua sang anak.

               "Saya sudah izin tetapi visa saya diblokir sehingga tidak bisa kembali ke sana
               (Malaysia)," ujarnya.

               Mengenai nomor teleponnya tidak bisa lagi dihubungi, dia mengaku sengaja
               memblokir lantaran sakit hati kerap dimaki-maki.

               Atas kasus ini, kedua tersangka dijerat Undang-undang Perlindungan Anak. Sang
               anak akan dititipkan sementara ke balai perlindungan anak.





                                                      Page 147 of 175.
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153