Page 151 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 151
Title UMAR JUORO: RUU CIPTAKER AKAN LINDUNGI BURUH LOKAL
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 11 Maret 2020
Page/URL https://www.beritasatu.com/ekonomi/607805/umar-juoro-ruu-ciptaker-akan -lindungi-
buruh-lokal
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta, Peneliti senior di Center for Information and Development Studies (Cides)
dan The Habibie Center, Umar Juoro menilai RUU Cipta Kerja (Ciptaker) yang masuk
program omnibus law bisa memfasilitasi perkembangan ekonomi dan penciptaan
kesempatan kerja.
RUU itu akan melindungi pekerja lokal dari serbuan Tenaga Kerja Asing (TKA).
"Ini terlihat dari kebijakan pengaturan TKA di RUU tersebut," kata Umar di Jakarta,
Rabu (11/3/2020).
Umar menjelaskan dalam RUU itu dinyatakan hanya TKA yang berketerampilan dan
mempunyai kualifikasi tinggi yang bisa masuk Indonesia. Mereka dapat memberikan
sumbangan peningkatan produktivitas dan alih keterampilan serta pengetahuan.
Sebaliknya, TKA tidak berketerampilan atau berketerampilan rendah tidak boleh
bekerja di Indonesia.
Umar juga melihat adanya upaya pengaturan penegakan hukum terhadap TKA yang
melakukan pelanggaran aturan. Penegakan hukum sangat penting untuk menjamin
pekerja lokal.
"Penegakan hukum terhadap TKA yang tidak berketerampilan harus terus
ditingkatkan untuk mencegah kekhawatiran tersebut," tutur Umar.
Sebelumnya, Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI),
Chandra Purna Irawan, mengatakan keberadaan TKA membawa pengaruh positif
bagi tenaga kerja di Indonesia.
Pengaruh positif itu berupa peningkatan kualitas dan kemampuan para pekerja.
Namun pemerintah tetap perlu membatasi masa kerja TKA di Tanah Air.
"Jangan sampai TKA hidup di Indonesia dalam kurun waktu yang sangat lama," kata
Chandra di Jakarta, Selasa (10/3/2020).
Chandra meminta harus ada aturan yang tegas dan ketat terkait masa waktu TKA
dalam draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Pengaturan dilakukan tanpa
pengecualian seperti halnya yang berstatus sebagai konsultan-konsultan ahli.
Page 150 of 175.

