Page 155 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 155

Title          CULIK ANAK WARGA NEGARA MALAYSIA, TKI ASAL PASURUAN DIRINGKUS POLISI
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      11 Maret 2020
               Page/URL       https://www.merdeka.com/peristiwa/culik-anak-warga-negara-malaysia-tki -asal-
                              pasuruan-diringkus-polisi.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative














               Merdeka.com -  Sepasang suami istri yang bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia
               (TKI), ditangkap petugas gabungan dari Polda Jatim dan Polres Pasuruan Kota.
               Keduanya diduga menculik seorang anak berumur 3 tahun, warga negara Malaysia.

               Mereka bahkan sempat membawa lari sang anak hingga ke Kota Pasuruan, Jawa
               Timur, selama 4 bulan lamanya.

               Penangkapan terhadap tersangka pasutri bernama Solikin dan Anita ini dibenarkan
               oleh Kapolda Jatim Irjen pol Luki Hermawan. Ia menyatakan, anak yang berstatus
               sebagai warga negara Malaysia itu dibawa oleh kedua tersangka sejak Desember
               2019 lalu dari Selangor, Malaysia.

               "Anak tersebut dibawa ke sini (Indonesia) melalui Selangor (Malaysia) oleh mereka,
               (tersangka) AW dan S," ujarnya, Rabu (11/3) sore.

               Pasutri ini beralasan meminjam anak majikan sebagai 'pancingan' lantaran setelah 7
               tahun menikah, keduanya tak kunjung diberi keturunan.


               "Alasan sementara, untuk pancingan karena setelah 7 tahun menikah belum
               memiliki anak," tegasnya.


               Keduanya dapat membawa lari sang anak lantaran saat di Malaysia merekalah yang
               mengasuhnya. Sehingga, saat dibawa pergi, orangtua anak tersebut tidak curiga.


               Namun setelah berpamitan, kedua tersangka ternyata tak pernah kembali lagi. Saat
               dihubungi melalui telepon, pada awalnya masih bisa. Setelah beberapa waktu,
               nomor orangtua korban diblokir.


               "Karena itulah, orangtua si anak ini melaporkan kasus tersebut ke PDM (Polis Diraja
               Malaysia), yang kemudian diteruskan ke kedutaan, selanjutnya diteruskan pada
               Kepolisian," tegasnya.


               Setelah dilakukan pelacakan, kedua tersangka diketahui berada di Desa Wates,
               Kecamatan Lekok, Kota Pasuruan bersama dengan sang anak. Saat itu pula,
               keduanya langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolda Jatim.




                                                      Page 154 of 175.
   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160