Page 153 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 153
DUKUNG PENOLAKAN OMNIBUS LAW, SERIKAT BURUH ASIA PASIFIK SOROTI ENAM HAL
Title
INI
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 11 Maret 2020
https://nasional.kontan.co.id/news/dukung-penolakan-omnibus-law-serika t-buruh-asia-
Page/URL
pasifik-soroti-enam-hal-ini
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Buruh Internasional - Asia Pasifik (ITUC-AP)
Shoya Yoshida, menyatakan dukungan penuh kepada kaum pekerja di Indonesia,
khususnya kepada afiliasi ITUC-AP di Indonesia yakni Konfederasi Serikat Pekerja
Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) dalam
menolak usulan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.
"Kami mengetahui bahwa usulan RUU Omnibus Law tentang Cipta Kerja yang
diajukan oleh Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 12 Februari
2020 ditentang secara luas oleh kaum Pekerja/Buruh di Indonesia dan mendapatkan
kecaman keras karena dilakukan tanpa konsultasi yang memadai dengan serikat
buruh/ serikat pekerja," kata Shoya, Rabu (11/3).
Sesuai RUU yang ada saat ini, Shoya menyoroti RUU Omnibus Cipta Kerja yang
dinilai akan mengarah pada fleksibilitas yang lebih besar dan mengurangi
kesejahteraan buruh/pekerja secara signifikan. Hal itu karena beberapa hal antara
lain:
Pertama, usulan RUU Omnibus Law ini berisiko melemahkan upah minimum. Hal ini
karena RUU cipta kerja dinilai akan menghilangkan acuan upah minimum di tingkat
kota / kabupaten dan sektoral, dan hanya mengacu pada upah minimum provinsi.
Tingkat upah minimum akan didasarkan pada pertumbuhan ekonomi di tingkat
provinsi, bukan berdasarkan dari biaya hidup sebenarnya.
Kedua, ketentuan penting terkait pembayaran pesangon akan dihapus. Hal ini dinilai
akan mempermudah perekrutan dan pemecatan buruh/pekerja bagi pengusaha, dan
pada saat yang sama merampas kesejahteraan yang signifikan dari buruh/pekerja.
Misalnya, buruh/pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu tidak akan lagi
mendapatkan manfaat dari uang pesangon.
Ketiga, RUU omnibus law cipta kerja juga dinilai akan menghapus batasan terhadap
penggunaan berlebihan perjanjian kerja waktu tertentu untuk pekerjaan yang
bersifat permanen.
Page 152 of 175.

