Page 53 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MARET 2020
P. 53

Demo buruh menolak Omnibus Law Cipta Kerja di Surabaya. (  CNN
               Indonesia/Farid)  Shoya dan koleganya juga mengkritik penghapusan batas
               maksimum jam kerka per hari. Terkahir, ITUC-AP juga menyoroti bagaimana RUU
               Omnibus Law Cipta Kerja menghapus keharusan perusahaan berkomunikasi dengan
               serikat kerja sebelum melakukan pemecatan.

                "Mengurangi standar ketenagakerjaan hanya akan mendorong penyebaran
               pekerjaan berupah rendah, pekerjaan rentan dan menghambat suatu negara dalam
               mengembangkan pekerjaan dengan keterampilan tinggi yang lebih stabil," ucapnya.

                ITUC-AP menaungi dua serikat buruh di Indonesia, yaitu Konfederasi Serikat
               Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

                Omnibus Law Cipta Kerja (sebelumnya bernama Omnibus Law Cipta Lapangan
               Kerja) menjadi produk prioritas pemerintahan periode kedia Joko Widodo. Aturan ini
               disebut memangkas aturan hukum di Indonesia guna menarik investasi asing.

                Sejak diumumkan pada Oktober 2019, pemerintah tak membagika draf RUU ini ke
               publik. Bahkan para serikat pekerja, seperti KSPI, KSBSI, dan KASBI mengaku tak
               dilibatkan dalam pembahasan.

                Setelah proses yang dinilai tidak transparan, RUU itu diserahkan Menko
               Perekonomian Airlangga Hartarto kepada DPR RI pada 12 Februari 2020. Hingga
               saat ini, draf itu belum dibahas oleh DPR RI.

                   (yoa/pmg).










































                                                       Page 52 of 175.
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58