Page 415 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 APRIL 2021
P. 415
Judul Aspek Indonesia: SE Tentang THR Dibayar Penuh Tak Perlu
Dikeluarkan
Nama Media kompas.tv
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://www.kompas.tv/article/163885/aspek-indonesia-se-tentang-thr-
dibayar-penuh-tak-perlu-dikeluarkan
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-13 12:25:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) THR keagamaan adalah merupakan
pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan pengusaha, kepada pekerja atau buruh paling lama
tujuh hari sebelum hari raya keagamaan tersebut
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengeluarkan aturan pemberian tunjangan hari
raya (THR) keagamaan pada Senin (12/4/2021). Aturan pemberian THR bagi pekerja dan buruh
ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021.
ASPEK INDONESIA: SE TENTANG THR DIBAYAR PENUH TAK PERLU DIKELUARKAN
JAKARTA, - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengeluarkan aturan pemberian
tunjangan hari raya (THR) keagamaan pada Senin (12/4/2021). Aturan pemberian THR bagi
pekerja dan buruh ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pada 2021, THR wajib dibayarkan penuh
kepada pekerja dan buruh.
"THR keagamaan adalah merupakan pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan pengusaha,
kepada pekerja atau buruh paling lama tujuh hari sebelum hari raya keagamaan tersebut," kata
Ida dalam konferensi pers virtual, di YouTube Kemenaker RI, Senin (12/4/2021).
Di sisi lain, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) Mirah Sumirat
mengatakan, seharusnya pemerintah tidak perlu mengeluarkan Surat Edaran tentang THR yang
harus dibayar penuh. Karena menurut Mirah, peluang atau potensi perusahaan yang tidak
membayar penuh tetap masih ada. Dirinya juga menyebut, THR dibayar penuh sudah menjadi
suatu kewajiban.
414

