Page 3 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 APRIL 2020
P. 3

Title          KARTU PRAKERJA DINILAI BUKAN STIMULUS TEPAT UNTUK KORBAN PHK
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      28 April 2020
                              https://republika.co.id/berita/q9fxnt335/kartu-prakerja-dinilai-bukan- stimulus-tepat-
               Page/URL
                              untuk-korban-phk
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative















               DENPASAR - Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan & Perbankan, BPD Himpunan
               Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali, I Made Yoga Adiputra mengatakan bahwa
               implementasi Kartu Prakerja sebagai upaya menghadapi dampak ekonomi akibat
               Covid-19, dinilai bukan stimulus yang tepat untuk karyawan yang di rumahkan atau
               korban PHK.

               "Stimulus ini hanya sebatas memberikan pelatihan gratis kepada mereka untuk
               mempelajari skill baru agar dapat mencari peluang usaha atau bekerja di sektor lain,
               dan di rasa kurang efektif implementasinya," kata Yoga, Senin (27/4).

               Ia menjelaskan ada beberapa masalah yang muncul terkait hal ini. Salah satunya
               karyawan yang di rumahkan atau PHK kebanyakan dari golongan menengah ke
               bawah yang tidak semuanya familiar dengan cara pelatihan melalui platform digital.

               Masalah lainnya yang muncul yaitu karyawan yang di rumahkan atau PHK
               membutuhkan waktu sampai benar-benar terlatih dan dapat mempraktikannya,
               sedangkan tabungan mereka untuk bertahan hidup mungkin hanya cukup dalam
               hitungan bulanan atau bahkan mingguan.

               Ia mengatakan walaupun karyawan yang di rumahkan atau PHK tersebut dapat
               mempelajari skill baru yang relatif cepat, namun akan tetap kesusahan dalam
               membuka usaha baru atau melamar pada sektor usaha yang masih aktif saat ini
               apabila perekonomian makro di Indonesia belum membaik.

               "Terkait dengan pemberian biaya pelatihan Rp3,5 juta bagi peserta yang lolos dirasa
               juga tidak efektif. Untuk bisa mengikuti pelatihan secara online dengan platform
               digital yang bekerjasama dengan pemerintah, peserta harus lolos seleksi terlebih
               dan melunasi biaya pelatihan atau kursus yang dipilih. Sedangkan disisi lain, banyak
               pelatihan serupa namun gratis yang tersedia melalui internet,"jelasnya.

               Ia menambahkan bahwa sebaiknya Kartu Prakerja ini dapat diakses secara gratis
               tanpa perlu pemerintah mengeluarkan biaya, dan materinya juga sudah banyak




                                                       Page 2 of 173.
   1   2   3   4   5   6   7   8