Page 5 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 APRIL 2020
P. 5

Title          GARA-GARA CORONA, PABRIKAN MAKANAN & MINUMAN TAK YAKIN SANGGUP BAYAR THR
               Media Name     bisnis.com
               Pub. Date      28 April 2020
                              https://ekonomi.bisnis.com/read/20200428/257/1233527/gara-gara-corona- pabrikan-
               Page/URL
                              makanan-minuman-tak-yakin-sanggup-bayar-thr
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive















               JAKARTA - Industri makanan dan minuman digelayuti awan mendung akibat
               pandemi virus corona (Covid-19).

               Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menyatakan
               banyak masalah yang dihadapi oleh industri makanan dan minuman gara-gara virus
               corona. Dalam survei yang dilakukan Gapmmi, sebanyak 71,4 persen pelaku industri
               mamin menyebutkan penjualannya menurun sekitar 20-40 persen.

               Hasil survei Gapmmi juga menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen pelaku industri
               tak yakin dapat membayarkan upah dan Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan
               secara utuh.

               "Karyawan diberikan skema untuk THR karena banyak perusahaan tidak sanggup
               membayar," kata Ketua Gapmmi Adhi S Lukman saat rapat dengar pendapat dengan
               Komisi VI DPR-RI, Senin (27/4/2020).

               Adhi melanjutkan selain masalah operasional, pelaku industri juga dihadapkan
               dengan masalah lainnya, yaitu ketidakselarasan kebijakan antara pemerintah pusat
               dan daerah. "Kalau pusat tetap memberikan izin operasi, di beberapa daerah minta
               semua industri tutup total," ujarnya.

               Oleh karena itu, Adhi berharap pemerintah bisa memberikan stimulus yang cukup
               kepada dunia usaha. Pasalnya, stimulus yang diberikan saat ini belum dirasa
               memadai untuk membantu pelaku industri makanan dan minuman. Padahal, industri
               tersebut merupakan salah satu faktor yang menopang hidup masyarakat.

               Gapmmi juga meminta pemerintah untuk memasukkan industri makanan dan
               minuman ke dalam salah satu sektor yang perlu mendapatkan harga gas industri
               yang murah. Hal ini disebabkan industri ini cukup kesulitan dan tak layak untuk
               menaikkan harga jual dalam kondisi pandemi.

               "Pembelian gas dari PGN kami harap bisa menggunakan fix rate Rp14.000 per dolar
               AS," tuturnya.



                                                       Page 4 of 173.
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10