Page 10 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 APRIL 2020
P. 10
Yang terpenting bagi Hipmi, kalaupun klaster ketenagakerjaan ditunda. Tapi,
pembahasan klaster lain diharapkan bisa berjalan. "Harapannya begitu (klaster lain
terus jalan) perbaikan konteks perizinan berusaha sudah berjalan, secara teknis
tinggal payung hukum secara perundang-undangan yang perlu diperkuat,"
tandasnya. Asal tahu, terdapat 11 klaster dalam RUU Cipta Kerja.
Jangan terburu-buru Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Nasdem, Taufik Basari
menyampaikan, bahwa Partai Nasdem mengusulkan agar klaster ketenagakerjaan
ditendang dari RUU Cipta Kerja. Sehingga, RUU tersebut dapat fokus pada tumpang
tindih aturan, banyaknya pintu perizinan, birokrasi yang berbelit hingga mengalami
surplus aturan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eddy Soeparno berpandangan. Jika
memang pembahasan RUU Cipta Kerja harus berjalan, pembahasan harus
berlangsung secara komprehensif dengan melibatkan elemen masyarakat,
akademisi, para pakar.
Hal itu menjadi penting, mengingat tujuan dari RUU Cipta Kerja menciptakan
kepastian iklim berusaha. Maka PAN sendiri secara positif menanggapi agar RUU
tersebut dibahas dengan teliti dan kajian mendalam. "Agar kelahiran RUU ini
menjadi 'problem solver' dan bukan justru melahirkan problem baru karena terburu-
buru," tandasnya.
Page 9 of 173.

