Page 9 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 APRIL 2020
P. 9

Title          OMNIBUS LAW DIKLAIM BISA JADI OBAT PEMULIH EKONOMI PASCA COVID-19
               Media Name     kontan.co.id
               Pub. Date      28 April 2020
                              https://nasional.kontan.co.id/news/omnibus-law-diklaim-bisa-jadi-obat- pemulih-ekonomi-
               Page/URL
                              pasca-covid-19
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Berbagai kalangan meminta supaya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU)
               Cipta Kerja atau Omnibus law tetap berlanjut. Hal itu meskipun, pemerintah dan
               DPR sepakat untuk menunda pembahasan UU Ketenagakerjaan di dalam beleid spu
               jagat itu.

               Di tengah pandemi virus korona (Covid-19) ini. RUU Cipta Kerja dinilai bisa menjadi
               obat pemulih ketika virus yang menyerang sektor pernafasan itu sudah berakhir.

               Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Ketenagakerjaan,
               Bob Azam memang menyayangkan penundaan pembahasan klaster
               ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja itu. Alasannya, persoalan ketenagakerjaan
               menjadi isu besar bagi beleid sapu jagat tersebut.

               Namun yang terpenting, RUU Cipta Kerja secara keseluruhan tetap harus dibahas.
               Sebab, beleid ini bisa dimanfaatkan untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-
               19. "Untuk memulihkan ekonomi kita perlu mengundang investasi dalam negeri dan
               juga investasi dari luar negeri," terang Bob.

               Kondisi pandemi diperkirakan akan membuat sejumlah industri akan melakukan
               relokasi dari China. Peluang tersebut harus disambut dengan iklim investasi yang
               baik khususnya di sektor riil.

               Selain karena pandemi, pergeseran rantai pasok juga membuka peluang investasi di
               negara alternatif. Oleh karena itu Bob bilang jangan sampai Indonesia kehilangan
               kesempatan.

               Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira
               menyampaikan, keputusan menunda klaster ketenagakerjaan dalam pembahasaan
               RUU Cipta Kerja adalah keputusan yang bijak, meskipun masalah ketenagakerjaan
               memang menjadi hal penting. Terutama yang berkaitan dengan fleksibilitas
               mengingat perubahan industri ke depan yang sangat cepat.

               Namun sekarang ini, pemerintah harus fokus dalam penanganan Covid-19. Oleh
               karena itu, isu yang sedang menjadi sorotan, lebih baik memang dihilangkan.





                                                       Page 8 of 173.
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14