Page 119 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 119
Title 1,7 JUTA PEKERJA DI-PHK DAN DIRUMAHKAN DARI 85.000 PERUSAHAAN
Media Name okezone.com
Pub. Date 14 Mei 2020
https://economy.okezone.com/read/2020/05/14/320/2213823/1-7-juta-peker ja-di-phk-
Page/URL
dan-dirumahkan-dari-85-000-perusahaan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan menyebut semakin banyak jumlah
perusahaan yang merumahkan para pekerja dan melakukan Pemutusan Hubungan
Kerja (PHK). Hal ini disebabkan oleh pandemi virus corona (covid-19) yang
menganggu bisnis perusahaan.
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan
Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Haiyani Rumondang
mengatakan, hingga saat ini sudah ada 85.000 perusahaan yang merumahkan dan
melakukan PHK pada pegawainya. Angka tersebut terdiri dari 41.000 perusahaan
yang melakukan PHK dan 44.000 perusahaan yang merumahkan pegawainya.
Angka ini bahkan bisa terus bertambah mengingat pandemi virus corona masih
belum bisa dipastikan kapan berakhirnya. Pihaknya akan terus melakukan update
data mengenai perushaan yang terdampak.
"Jumlah perusahaan seluruh Indonesia, untuk PHK itu ada 41.000. Untuk yang
dirumahkan ada 44.000 perusahaan. Kami terus-menerus melakukan akurasi data,"
ujarnya, Kamis (14/5/2020).
Sementara itu, untuk jumlah pekerja yang terkena dampak dari pandemi corona ini
sudah mencapai 1,72 juta yang dirumahkan dan di PHK. Data tersebut diupdate
pada tanggal 12 Mei 2020 yang lalu.
Dari jumlah tersebut terdiri dari pekerja formal dan informal di seluruh Indonesia.
Dengan rincian, jumlah pekerja formal dirumahkan sebanyak 1.032.960 orang dan
pekerja formal diPHK sebanyak 375.165 orang.
"Untuk pekerja informal terdampak sekitar 316.000. Jadi kalau dihitung pekerja
dirumahkan, pekerja di PHK formal dan informal itu 1.770.913 orang. Data ini sudah
lengkap datanya," kata Haiyani.
(dni).
Page 118 of 231.

