Page 128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 128
Title PROF ASEP: SITUASI SULIT, BURUH JANGAN NGEYEL MINTA THR FULL
Media Name jpnn.com
Pub. Date 14 Mei 2020
Page/URL https://www.jpnn.com/news/prof-asep-situasi-sulit-buruh-jangan-ngeyel- minta-thr-full
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Asep Saefuddin menilai kebijakan
pemerintah melonggarkan berbagai aturan di masa pandemi Covid-19 untuk
menjaga stabilitas ekonomi.
Bila aturan diperketat, akan lebih banyak perusahaan yang bangkrut, efeknya bisa
ke PHK besar-besaran.
Namun, dengan adanya kebijakan ini, perusahaan tidak melakukan PHK dan bahkan
masih bisa membayarkan THR.
Dalam situasi yang serba rumit dan menyerang semua lini, tentu juga dituntut agar
para pegawai dan buruh memahami keadaan. Tidak perlu menuntut THR secara
penuh.
"Situasi sulit seperti ini, buruh jangan ngeyel minta THR full. 50-75 persen dari take
home pay sudah harus disyukuri sehingga suasana menjadi tenang dan damai,"
kata Asep kepada JPNN.com, Kamis (14/5).
Rektor Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) ini menambahkan, suasana tenang dan
damai ini juga sangat diperlukan bagi kesehatan masyarakat dan individu sehingga
diperoleh herd immunity.
Imunitas bersama ini akan membuat Covid-19 tidak akan melaju cepat, lama-lama
landai dan turun. Hopefully.
Saat ini ada relaksasi moda transportasi dan disusul dengan membolehkan pekerja
usia muda (30-41 tahun) masuk kerja. Menurut Asep, ini sebagai salah satu upaya
agar roda ekonomi tidak berhenti total.
Tentunya perusahaan dapat memilih dan memilah unit mana yang akan
memanfaatkan kebijakan ini. Serta harus tetap tunduk pada protokol kesehatan
melawan Covid-19.
Begitu juga dalam hal relaksasi transportasi. Hal ini tidak berarti boleh mudik.
Namun, kepentingan kantor dan bisnis yang tidak bisa dihindari, tentu memerlukan
kendaraan darat, laut, atau udara.
Page 127 of 231.

