Page 129 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 129
"Itu juga untuk memfasilitasi masalah kemanusiaan. Misalnya ada saudara, orang
tua, atau anaknya meninggal, masa tidak boleh datang. Jadi saya pikir ini sangat
rasional," terangnya.
Namun demikian, karena Covid-19 masih belum turun secara signifikan, semua
kebijakan pemerintah itu harus diikuti oleh masyarakat dalam bentuk ejujuran yang
tinggi.
Jangan berdusta hanya karena ingin mudik lalu membuat alasan bisnis atau soal
kemanusiaan
Kemudian kedisiplinan tinggi mengikuti protokol dan ketentuan yang telah
ditetapkan pemerintah. Karena hal ini untuk keselamatan semua, dirinya dan orang
lain.
Selanjutnya, ketaatan terhadap aturan. Bila persyaratan itu dipenuhi, Asep
optimistis hambatan transportasi terhadap berjalannya bisnis bisa sedikit diatasi
sehingga roda ekonomi sedikit berputar.
"Tentu tidak bisa sepenuhnya karena saat kita harus tahu ada polisi yang tak
terlihat, yakni Covid-19. Kalau tidak taat, tidak jujur, dan tidak disiplin maka tidak
mustahil polisi Covid-19 itu yang akan menyempritnya. Dan ini mengerikan karena
wabah covid19 tidak selesai-selesai," bebernya.
Dia menambahkan, ujung-ujungnya kembali kepada diri sendiri. Untuk itu tetap
lakukan kebiasaan PHBS (pola hidup bersih sehat), sosial distancing, jujur, disiplin,
dan taat.
"Insyaallah Covid-19 akan segera berlalu dari Indonesia. Aamiin," tutupnya.
Page 128 of 231.

