Page 126 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 126
Title PERUSAHAAN DI DKI SANGGUP MEMBAYAR THR
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 14 Mei 2020
https://mediaindonesia.com/read/detail/312872-perusahaan-di-dki-sanggu p-membayar-
Page/URL
thr
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
HINGGA saat ini, dari 77.703 perusahaan yang terdaftar di DKI Jakarta belum ada
yang melaporkan tidak sanggup membayar tunjangan hari raya (THR). Hal itu
ditegaskan Kepala Disnakertrans DKI Jakarta Andri Yansyah di Gedung DPRD DKI
Jakarta, kemarin. "Ada 77.703 perusahaan di DKI dengan total pekerja 1.982.683
orang. Dari total tersebut, 1.103.201 pekerja ber-KTP DKI," jelasnya.
Andri menegaskan, sesuai Surat Edaran Disnakertrans DKI Jakarta No 37/SE/2020
tentang Pelaksanaan Pembayaran THR Keagamaan 2020, seluruh perusahaan
diwajibkan membayarkan THR sesuai dengan Peraturan Menaker No 6 Tahun 2020
paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.
Jika tidak mampu membayarkan THR secara penuh, perusahaan bisa
membayarkannya secara bertahap, didahului dengan dialog dan persetujuan serikat
pekerja setempat. "Belum ada laporan juga untuk yang itu (dialog). Mudah-
mudahan sih tidak ada. Kalau ada laporannya, kami akan siapkan langkah-
langkahnya," tukas Andri.
Terkait dengan kebijakan pekerja usia di bawah 45 tahun akan diperbolehkan
bekerja pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Andri menyatakan
tidak mempermasalahkan faktor usia.
Pihaknya hanya mempertimbangkan kategori perusahaan yang boleh beroperasi
sesuai dengan Peraturan Gubernur No 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB
untuk Pencegahan Penularan Covid-19.
Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Indonesia Doni
Monardo menyampaikan pemerintah memberikan kesempatan bagi warga yang
berusia di bawah 45 tahun untuk bisa kembali beraktivitas.
Pembebasan aktivitas bagi warga yang berusia di bawah 45 tahun, menurut Doni,
demi mencegah terjadinya PHK, termasuk supaya tidak kehilangan pekerjaanya.
"Kelompok ini bisa kita berikan ruang aktivitas lebih banyak sehingga potensi
terpapar PHK bisa kita kurangi," ujar Doni Monardo di Istana Merdeka, Jakarta,
Senin (11/5). (Put/Ssr/J-2).
Page 125 of 231.

