Page 186 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 186

itle           IMBAS CORONA,15 PERUSAHAAN DI KOTA PROBOLINGGO LAKUKAN PHK DAN RUMAHKAN
                              KARYAWAN
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      14 Mei 2020
               Page/URL       https://kumparan.com/wartabromo/imbas-corona-15-perusahaan-di-kota-pro bolinggo-
                              lakukan-phk-dan-rumahkan-karyawan-1tPh6RjJzRg/full
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive























               Sebanyak 950 karyawan di 15 perusahaan Kota Probolinggo terimbas pandemi
               corona. Hampir seribu karyawan itu menghadapi pemutusan kerja hingga
               dirumahkan.

               Hal itu terungkap dari Data Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu
               dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kota Probolinggo. 15 perusahaan tersebut
               Bergerak dalam sektor beragam, 15 perusahaan itu memutuskan melakukan PHK,
               tak lanjutkan kontrak, dan merumahkan karyawannya.

               Terungkap, terdapat 38 orang terkena PHK, 872 orang dirumahkan, dan 40 orang
               putus kontrak. Total ada 950 pekerja terdampak pandemi Covid-19 per 11 Mei
               2020.

               Fakta itu, kata Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Agus Riyanto, tidak boleh
               dijadikan alasan bagi perusahaan untuk lepas tangan terhadap kewajiban
               Tunjangan Hari Raya (THR). Sebab, 30 hari sebelum hari raya keagamaan berhak
               menerima THR. Apalagi PHK dilakukan terhitung 24 April 2020.

               "Perusahaan wajib hukumnya memberikan THR kepada seluruh pekerja atau buruh
               yang masih aktif bekerja, dirumahkan, bahkan yang dalam proses PHK. Baik itu
               pekerja dengan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT) atau pekerja tetap,"
               kata Agus Riyanto.

               THR, kata Agus, merupakan hak bagi setiap pekerja. Namun demikian, apabila
               perusahaan tidak mampu membayarkan THR secara tepat waktu, dapat berdialog
               dengan karyawannya. Peran fasilitator, bisa diambil Pemkot Probolinggo melalui
               DPMPTSP dan Naker agar dilakukan dialog mencapai kesepakatan terbaik.




                                                      Page 185 of 231.
   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191