Page 190 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 190

Title          KSPI GUGAT SURAT EDARAN THR KE PTUN JAKARTA
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      14 Mei 2020
               Page/URL       https://republika.co.id/berita/qabk4w428/kspi-gugat-surat-edaran-thr-k e-ptun-jakarta
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative








               JAKARTA -- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) resmi mendaftarkan
               gugatan atas suratan edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah
               terkait tunjangan hari raya (THR) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta
               pada Kamis (14/5). Gugatan itu resmi teregister dalam Kepaniteraan PTUN Nomor:
               107/G/2020/PTUN JKT tanggal 14 Mei 2020.

               "Sesuai Pasal 7 PP 78/2015, bilamana ada perusahaan yang terlambat membayar
               THR setelah H-7 lebaran atau membayar dengan cara mencicil atau menunda
               pembayaran THR maka, KSPI akan menggugat secara perdata perusahaan tersebut
               ke Pengadilan Negeri setempat dengan tuntutan pengusaha wajib membayar denda
               sebesar 5 persen dengan tidak menghilangkan kewajiban membayar THR sebesar
               100 persen," kata Presiden KSPI Said Iqbal berdasarkan siaran pers yang diterima di
               Jakarta, Kamis.

               Said meminta perusahaan untuk menjalankan kewajibannya dan membayar 100
               persen THR. Bila tidak mampu membayar penuh dengan menggunakan edaran
               tersebut, dia menyerukan agar menunjukkan secara tertulis laporan pembukuan
               keuangan perusahaan satu tahun terakhir yang menyatakan perusahaan merugi dan
               laporan keuangan perusahaan dalam tahun berjalan.

               Dia memberi contoh sebuah perusahaan di Sukabumi, Jawa Barat yang akhirnya
               membayarkan THR secara penuh setelah didemo ribuan buruh meski awalnya
               sempat ingin mencari opsi lain. "Ini menjelaskan bahwa perusahaan menyatakan
               tidak mampu membayar THR di tengah pandemi corona kemudian membayar
               dengan cara dicicil atau ditunda ternyata tidak benar. Buktinya setelah didemo baru
               bersedia membayar penuh," kata dia.

               Sebelumnya, Menaker Ida Fauziyah menandatangani Surat Edaran Nomor
               M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya
               Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan dalam Masa Pandemi COVID-19 pada 6 Mei
               yang memastikan kewajiban pengusaha untuk membayar THR sesuai dengan
               perundang-undangan.

               Namun, dalam edaran tersebut terdapat opsi penundaan dan pembayaran bertahap
               jika pengusaha tidak dapat membayar THR dalam waktu yang ditentukan dalam
               perundang-undangan yaitu maksimal tujuh hari sebelum hari raya.

               Opsi pertama adalah pembayaran secara bertahap jika perusahaan tidak mampu



                                                      Page 189 of 231.
   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195