Page 195 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 195
"Mengimbau Senior Labour Official Meeting (SLOM) untuk melakukan re-focusing
dan re-targeting aktivitas-aktivitas Asean sektor ketenagakerjaan agar lebih fokus
pada pemulihan ekonomi paska pandemik. Di antaranya sektor pariwisata,
perhotelan, manufaktur dan sektor jasa lainnya, " tutur Ida.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ida menyatakan kesiapan Indonesia sebagai
tuan rumah Asean Labour Ministers Meeting (ALMM) ke-26 pada akhir Oktober
hingga awal November 2020 di Jakarta.
"Pelaksanaan ALMM ke-26 yang akan datang tetap akan mempertimbangkan kondisi
perkembangan penyebaran Covid-19," katanya.
Covid-19 Berdampak Signifikan Sementara itu, Sekjen Asean Dato Lim Jock Hoi
mengatakan, pandemi Covid-19 telah berdampak sangat signifikan terhadap
perekonomian negara-negara Asean, bahkan rantai pasok dan pasar kerja juga
mengalami disrupsi.
"Sektor-sektor paling terdampak di antaranya sektor travel, pariwisata, perhotelan,
manufaktur dan sektor jasa lainnya," ucap Dato Lim.
Berdasarkan laporan Organisasi Buruh Internasional (ILO), Covid-19 berdampak
terhadap 1,6 miliar pekerja informal di dunia, khususnya dalam dampak ekonomi
dan menurunnya pendapatan hingga 60%. Estimasi ILO, sekitar 68% pekerja di
dunia, termasuk 81% pengusaha atau pelaku usaha telah terdampak pandemi
Covid-19.
"Bagi pekerja tersebut, berhenti bekerja atau bekerja di rumah bukan suatu pilihan
karena itu menghilangkan penghasilan mereka," tutur Dato Lim.
Page 194 of 231.

