Page 196 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 196

Title          DISNAKERTRANS JATIM: 32.713 PEKERJA DIRUMAHKAN IMBAS COVID-19
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      14 Mei 2020
                              https://surabaya.liputan6.com/read/4253997/disnakertrans-jatim-32713-p ekerja-
               Page/URL
                              dirumahkan-imbas-covid-19
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               Jakarta -  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur
               (Jatim) mencatat 46.450 orang terkena dampak  COVID-19  di sektor
               ketenagakerjaan hingga 13 Mei 2020.

               Berdasarkan data Disnakertrans, total pekerja yang dirumahkan dan PHK mencapai
               38.089 orang imbas  COVID-19  . Rinciannya, ada sebanyak 588 perusahaan yang
               merumahkan 32.713 pekerja atau buruh. Kemudian 216 perusahaan melakukan PHK
               terhadap 5.363 pekerja atau buruh.

               Sementara itu, total pekerja migran Indonesia (PMI) mencapai 8.361 orang.
               Rinciannya PMI antara lain finish kontrak sebanyak 2.574 orang, bermasalah (PHK)
               sebanyak 223 orang, bermasalah (deportasi) 249 orang dan gagal beranggkan
               5.315 orang.

               "Dampak COVID-19 di sektor ketenagakerjaan hingga 13 Mei 2020 mencapai 46.450
               orang," ujar Kadisnakertrans Provinsi Jawa Timur, Himawan ESTU Bagijo yang
               dikutip dari materi diskusi pro kontra kartu prakerja di masa pandemi COVID-19,
               Kamis (14/5/2020).


               Di tengah pandemi ini, pemerintah pusat meluncurkan program kartu prakerja.
               Mengutip dari materi diskusi pro kontra prakerja di masa pandemi COVID-19,
               program kartu prakerja ini sebagai stimulus ekonomi. Anggaran program kartu
               prakerja ini pun ditingkatkan dari Rp 10 triliun menjadi Rp 20 triliun. Penerima
               program kartu prakerja ini terdiri dari 3,5-5,6 juta orang. Program kartu prakerja ini
               diprioritaskan untuk pekerja informal, pelaku usaha mikro dan kecil di sektor
               pariwisata, food and beverage, transportasi dan buruh harian.


               Komposisi paket ini pada masa pandemi  COVID-19  yaitu manfaat dengan biaya
               pelatihan kecil karena online dan insentif pasca pelatihan besar. Adapun indikator
               keberhasilan dari peserta yang mendaftar, penyelesaian kursus, penyerapan
               anggaran dan kualitatif atau bermanfaat.










                                                      Page 195 of 231.
   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200   201