Page 198 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 198
Title PEKERJA 45 TAHUN WAJIB KE KANTOR: SAYA PASRAH KENA VIRUS CORONA
Media Name suara.com
Pub. Date 14 Mei 2020
https://www.suara.com/news/2020/05/14/172329/pekerja-45-tahun-wajib-ke -kantor-
Page/URL
saya-pasrah-kena-virus-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sejumlah perusahaan di Jakarta mulai mewajibkan karyawan mereka yang berusia
di bawah 45 tahun untuk bekerja dari kantor, Rabu (13/5/2020). Seorang pegawai
perusahaan swasta yang sudah mulai masuk ke kantor mengaku tak punya pilihan
selain pasrah bekerja dengan potensi tinggi terpapar Covid-19.
Perusahaan-perusahaan mulai meminta para karyawan bekerja setelah pemerintah
memberi kesempatan bagi warga berusia di bawah 45 tahun untuk kembali bekerja
walau pandemi masih berlangsung. Namun bidang pekerjaan mereka dibatasi pada
11 bidang usaha saja.
Tetapi kebijakan yang diambil untuk menekan pemutusan kerja massal ini disebut
pakar kesehatan dapat berujung pada malapetaka dengan meningkatnya kasus
Covid-19. Namun pemerintah mengklaim penyebaran penyakit ini tetap bisa
dikendalikan. Pegawai perusahaan swasta yang sudah mulai bekerja termasuk Dea,
karyawan di bilangan Semanggi, Jakarta.
"Saya sudah dua bulan bekerja dari rumah. Sejak pengumuman itu keluar, kantor
langsung kirim email bahwa kami semua yang di bawah 45 tahun wajib masuk,"
kata Dea.
Dea adalah salah satu kelompok pekerja pertama yang kembali masuk kantor,
setelah Selasa lalu (12/05), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
menyatakan karyawan di bawah 45 tahun dapat kembali beraktivitas normal. Dea
bekerja di perusahaan bidang keuangan, satu dari 11 sektor, yang menurut
kebijakan baru pemerintah, diperbolehkan menggelar perkantoran secara normal.
Sektor lain yang diizinkan adalah kesehatan, bahan pangan atau
makanan/minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, logistik, perhotelan,
konstruksi, industri, pelayanan dasar pada obyek vital, serta kebutuhan sehari-hari.
Dea mengatakan perusahaannya sebenarnya tidak mempunyai alasan mendesak
untuk mewajibkan karyawan kembali berkantor. Segala urusan bisnis, menurutnya,
tetap berjalan meski dikendalikan dari rumah. Dea kini harus bertemu 30 orang
rekan kerjanya dalam ruang kantor yang sempit. Ia mengatakan tak bisa mangkir
walau begitu cemas terpapar Covid-19.
Page 197 of 231.

