Page 192 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 192

Title          SERIKAT BURUH RESMI GUGAT SE MENAKER SOAL PENGUSAHA BOLEH CICIL THR
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      14 Mei 2020
                              https://www.liputan6.com/bisnis/read/4254351/serikat-buruh-resmi-gugat -se-menaker-
               Page/URL
                              soal-pengusaha-boleh-cicil-thr
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Jakarta - Gugatan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) terhadap surat
               edaran (SE) Menaker terkait THR sudah resmi didaftarkan ke PTUN Jakarta, pada
               Kamis (14/5/2020). Gugatan tersebut teregister dalam Kepaniteraan PTUN Nomor:
               107/G/2020/PTUN JKT tanggal 14 Mei 2020.

               Sehubungan dengan sudah didaftarkannya gugatan tersebut, Presiden KSPI Said
               Iqbal mengimbau kepada seluruh pimpinan perusahaan untuk membayar THR
               paling lambat H-7 minimal sebesar 1 bulan upah bagi pekerja yang sudah bekerja
               selama 1 tahun.

               Sedangkan bagi yang belum 1 tahun, besarnya diberikan secara proporsional.

               "Sesuai yang diatur dalam Pasal 7 PP 78/2015, bilamana ada perusahaan yang
               terlambat membayar THR atau membayar dengan cara mencicil atau menunda
               pembayaran THR. Maka, KSPI akan menggugat secara perdata perusahaan tersebut
               ke Pengadilan Negeri setempat dengan tuntutan pengusaha wajib membayar denda
               sebesar 5 persen dengan tidak menghilangkan kewajiban membayar THR sebesar
               100 persen," kata Said Iqbal dalam siaran persnya, Kamis (14/5/2020).

               Kata dia bilamana terdapat perusahaan yang mengaku tidak mampu membayar THR
               secara penuh atau menggunakan SE Menaker tersebut. Diharuskan perusahaan
               menunjukan secara tertulis laporan pembukuan keuangan selama satu tahun
               terakhir dan dan laporan keuangan dalam tahun berjalan yang menyatakan
               perusahaan dalam kondisi rugi.

               KSPI juga mengingatkan pemerintah, perihal terbitnya SE tersebut berpotensi
               terjadinya gejolak. Seperti di PT Yongjin dan Dhosan di Sukabumi, yang setelah
               didemo ribuan buruh perusahaan kemudian membayar THR secara penuh.

               "Ini menjelaskan bahwa perusahaan menyatakan tidak mampu membayar THR di
               tengah pandemi corona kemudian membayar dengan cara dicicil atau ditunda
               ternyata tidak benar. Buktinya setelah didemo baru bersedia membayar penuh,"
               lanjutnya.

               Perihal telah digugat ke PTUN pada hari ini, maka KSPI mengingatkan agar
               perusahaan di Indonesia dalam membayar THR tidak mengacu menggunakan SE
               Menaker. Karena sedang menjadi objek sengketa yang belum diputuskan hasilnya.




                                                      Page 191 of 231.
   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197