Page 218 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 218
Title DISNAKER DIY: 4.702 PERUSAHAAN DI DIY WAJIB BAYARKAN THR
Media Name harianjogja.com
Pub. Date 14 Mei 2020
https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2020/05/14/510/1039193/disna ker-diy-4.702-
Page/URL
perusahaan-di-diy-wajib-bayarkan-thr-
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JOGJA-- Sebanyak 4.702 perusahaan yang ada di DIY wajib membayarkan
tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya . Kendati pembayaran bisa
dilakukan dengan skema tertentu tergantung dari kemampuan finansial perusahaan,
namun yang terpenting harus didahului dengan dialog antara perusahaan dan
buruh.
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Dinas Tenaga
Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Ariyanto Wibowo mengatakan saat ini
dinasnya masih menunggu Surat Edaran (SE) Gubernur soal Pelaksanaan Pemberian
THR Keagamaan 2020 di perusahaan dalam Masa Pandemi Covid-19.
Sembari menunggu SE Gubernur tersebut, dinasnya berinisiatif untuk mendirikan
posko pengaduan di masing-masing kabupaten/kota. "Pada prinspinya, THR itu
wajib dibayarkan. Kalau seandainya nanti ada perusahaan yang tidak membayarkan
THR kepada pekerjanya, pekerja bisa melaporkan ke posko kami," ucap dia, Kamis
(14/5/2020).
Dalam SE Menaker No.M/6/HI.00.01/V/2020, kondisi perekonomian saat ini sebagai
akibat pandemi Covid-19 berdampak pada kelangsungan usaha dan
mempertimbangkan kebutuhan pekerja atau buruh akan pembayaran tunjangan
hari raya (THR) keagamaan maka diperlukan kesamaan pemahaman antara
pengusaha dan pekerja atau buruh.
Selanjutnya, berkaitan dengan hal tersebut, Menakertrans juga meminta kepada
Gubernur untuk melakukan sejumlah kebijakan.
Pertama , memastikan perusahaan agar membayar THR Keagamaan kepada
pekerja atau buruh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kedua , dalam hal perusahaan tidak mampu membayar THR keagamaan pada
waktu yang ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,
solusi atas persoalan tersebut hendaknya diperoleh melalui proses dialog antara
pengusaha dan pekerja atau buruh.
Proses dialog tersebut, kata dia, dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi dengan
laporan keuangan internal perusahaan yang transparan dan itikad baik untuk
mencapai kesepakatan. Dialog tersebut dapat menyepakati beberapa hal, di
antaranya, bila perusahaan tidak mampu membayar THR secara penuh pada waktu
Page 217 of 231.

