Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 JULI 2019
P. 95

meningkat di masa depan, yang menyebabkan semakin meningkat pula kebutuhan
               teknisi RAC untuk memasang dan merawat AC.

               "Data KLHK, baru sekitar 1500 orang teknisi terdaftar dan sebagian belum memiliki
               sertifikasi kompetensi dan belum tersebar ke seluruh Indonesia, " katanya.

               Ruanda menambahkan mengingat bahan refrigerant dari AC mengandung zat-zat
               mudah terbakar, beracun dan berbahaya bagi lingkungan, maka harus ditangani
               oleh ahli yang memiliki sertifikasi, yakni teknisi RAC. "Saat ini dibutuhkan kira-kira

               100 ribu teknisi untuk 20 juta AC residensial. Belum perkantoran dan hotel. Ke
               depan akan tambah populasi AC ini, maka harus diantisipasi dengan teknisi yang
               bersertifikat," katanya.

               Ruanda mengatakan, jika ditangani orang yang tidak berpengetahuan cukup, bahan
               refrigerant yang berbahaya bagi lingkungan ini bisa terlepas ke udara dan akan
               berpengaruh terhadap lapisan ozon.

               Ruanda berpendapat apabila bahan lapisan ozon rusak, pengaruhnya terhadap
               manusia akan sangat berbahaya. Misalnya penyakit kanker kulit, pertumbuhan gizi
               anak, ibu hamil, dan pengaruh terhadap pertanian serta perikanan sangat
               berbahaya. "Karena itu dibutuhkan teknisi handal, dan KLHK menggandeng
               Kemnaker untuk melaksanakan pelatihan sesuai SKKNI," ujarnya.


               (ris)





































                                                       Page 94 of 104.
   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100