Page 140 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MARET 2020
P. 140
Title PENGAMAT YAKINI PEMERINTAH DAN DPR AKOMODIR SEMUA KEPENTINGAN TERKAIT
OMNIBUS LAW
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 09 Maret 2020
Page/URL https://www.tribunnews.com/nasional/2020/03/09/pengamat-yakini-pemerin tah-dan-
dpr-akomodir-semua-kepentingan-terkait-omnibus-law
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA - Pengamat Hukum dan Tata Negara Universitas Katolik Parahyangan
(Unpar), Prof. Asep Warlan Yusuf, memandang gejolak di masyarakat soal draft
Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja sebagai hal yang biasa.
Menurutnya, pemerintah dan DPR RI , selaku pembuat undang-undang, akan
mengakomodir kepentingan masyarakat.
"Undang-Undang yang banyak melibatkan banyak pihak memang pasti sedikit ada
resistensi," katanya, saat dihubungi, Senin (9/3/2020).
Ia menilai draft Omnibus Law Cipta Kerja yang sudah dilayangkan pemerintah
kepada DPR RI bukan harga mati. Artinya, menurut Asep, masih terdapat
kesempatan bagi pembuat undang-undang untuk menampung aspirasi masyarakat.
Asep menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat dibutuhkan pembuat undang-
undang untuk membuat produk legislasi yang dapat bermanfaat bagi semua pihak.
"Melibatkan banyak pihak, jangan sampai undang-undang lahir prematur. Banyak
orang menggugat dan ada tudingan konspirasi dengan asing," tuturnya.
Lebih lanjut, ia memandang positif lahirnya aturan itu. Sebab, selama ini, Asep
menilai aturan yang ada kerap tumpang tindih dan inkonsisten antara aturan yang
satu dengan yang lain.
"Buat paket satu-satu membutuhkan waktu. Kalau ingin melibatkan semua orang
juga butuh waktu. Jadi pemerintah menganggap selesaikan dulu versi pemerintah
kemudian nanti, silakan DPR kalau ingin melibatkan banyak pihak, DPR yang
mengundang," tambahnya.
Belakangan ini, sejumlah pihak menolak keberadaan draft Omnibus Law Cipta
Kerja, di antaranya serikat pekerja dan kalangan mahasiswa..
Page 139 of 145.

