Page 145 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MARET 2020
P. 145

Title          JOKOWI YAKIN OMNIBUS LAW BISA JADI MOMENTUM MENGGENJOT PERTUMBUHAN
                              EKONOMI
               Media Name     kontan.co.id
               Pub. Date      09 Maret 2020
               Page/URL       https://nasional.kontan.co.id/news/jokowi-yakin-omnibus-law-bisa-jadi- momentum-
                              menggenjot-pertumbuhan-ekonomi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               Reporter:  Abdul Basith  | Editor:  Khomarul Hidayat  - JAKARTA  . Presiden Joko
               Widodo (Jokowi) optimistis omnibus law bisa jadi momentum untuk menggenjot
               pertumbuhan ekonomi. Saat ini terdapat dua omnibus law yang akan dibahas di
               DPR. Yakni, omnibus law perpajakan dan Rancangan Undang Undang Cipta Kerja.

                "Nanti setelah adanya omnibus law akan menciptakan sebuah momentum baru
               bagi pertumbuhan ekonomi kita," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di
               Kantor Presiden, Senin (9/3).

                 Selain omnibus law, reformasi struktural juga diyakini bisa jadi pendorong bagi
               ekonomi. Ketahanan ekonomi Indonesia diungkapkan Jokowi telah terlihat di tahun
               2019 lalu.

                Dalam tekanan ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih
               menunjukkan peningkatan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2019 tercatat
               5,02%.

                "Ekonomi harus tumbuh secara berkualitas sehingga kebijakan fiskal 2021 harus
               bisa beri stimulus, rangsangan," terang Jokowi.

                Pertumbuhan ekonomi harus meningkatkan daya saing ekonomi nasional.
               Termasuk di dalamnya menciptakan nilai tambah serta mendorong pemerataan
               pembangunan.

                Oleh karena itu, pembangunan Indonesia timur menjadi poin penting. "Hilirisasi
               industir harus terus didorong terutama di Indonesia timur," jelas Jokowi.

                Investasi juga harus didorong, termasuk pada tahun 2021 mendatang. Selain
               menyerap tenaga kerja, investasi juga diharapkan bisa mengurangi defisit neraca
               dagang yang saat ini masih terjadi.

                Industri yang disiapkan juga perlu melihat kebutuhan nasional. Sehingga nantinya
               industri tersebut juga dapat memproduksi produk substitusi impor.






                                                      Page 144 of 145.
   140   141   142   143   144   145   146