Page 144 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MARET 2020
P. 144

Title          F-NASDEM USULKAN KLUSTER KETENAGAKERJAAN DITANGGUHKAN
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      09 Maret 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1344642/f-nasdem-usulkan-kluster-ket
               Page/URL
                              enagakerjaan-ditangguhkan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative









               Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI Willy Aditya mengatakan
               fraksinya mengusulkan agar kluster ketenagakerjaan yang ada dalam Rancangan
               Undang-Undang (RUU) Omnibus Law ditangguhkan agar memenuhi target
               penyelesaian dalam 100 hari kerja.

                "Kalau Presiden ingin menyelesaikannya (RUU Omnibus Law) dalam 100 hari kerja,
               maka lebih baik kluster ketenagakerjaan ditangguhkan saja," kata Willy di Jakarta,
               Senin.

                 Dia menilai dalam RUU Omnibus Law ada 11 kluster, namun hanya kluster
               ketenagakerjaan yang rumit, daripada target 100 hari kerja tidak tercapai maka
               lebih baik kluster tersebut ditangguhkan.

                Willy menyarankan kluster ketenagakerjaan itu dialihkan dalam pembahasan RUU
               Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) yang sudah masuk dalam
               Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2020 atau dalam UU Perburuhan.

                "Nanti kluster itu dimasukkan dalam revisi UU PPHI yang masuk dalam Prolegnas
               prioritas 2020, ketika itu terjadi nama bisa berubah menjadi RUU Kemudahan
               Investasi dan Perizinan," ujarnya.

                 Anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan kluster ketenagakerjaan memang banyak
               penolakan dan Presiden Jokowi ingin melakukan lompatan, dan sebaiknya kluster
               tersebut ditangguhkan.

                Dia menegaskan bahwa NasDem sangat mendukung Omnibus Law dan partainya
               paling aktif galang komunikasi dengan partai lain untuk menyukseskan RUU
               tersebut, namun tidak menutup peluang untuk mengkajinya dengan seksama.

                "NasDem memiliki tim siaga Omnibus Law meskipun Pimpinan DPR belum
               menentukan akan dibahas di AKD mana namun kami bahas dahulu. Tim siaga itu
               terdiri dari 20 anggota DPR RI dan 36 Tenaga Ahli," katanya.

                 Pewarta: Imam Budilaksono  Editor: Joko Susilo  COPYRIGHT (c)2020  .









                                                      Page 143 of 145.
   139   140   141   142   143   144   145   146