Page 42 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 42
Title PENGURUS DKM JAKTIM TERLINDUNGI PROGRAM BPJAMSOSTEK
Media Name indopos.co.id
Pub. Date 18 Maret 2020
https://indopos.co.id/read/2020/03/18/226446/pengurus-dkm-jaktim-terli ndungi-
Page/URL
program-bpjamsostek/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Jakarta
Ceger bersosialisasi dan mengakuisi kepesertaan pengurus Dewan Keluarga Masjid
(DKM) masjid dan musala di Jakarta Timur. Alhasil, pengurus DKM khususnya di
empat wilayah kecamatan yaitu Kramat Jati, Cipayung, Pasar Rebo, dan Ciracas,
Jakarta Timur terlindungi oleh program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
"Kita tahu bahwa marbot atau pengurus masjid/musala merupakan pekerja yang
jasanya sangatlah besar untuk masyarakat yakni menjadikan kenyamanan umat
Islam dalam beribadah. Sebagai pekerja, mereka pun berhak dilindungi oleh
program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan," ungkap Kepala Kantor Cabang (Kakacab)
BPJAMSOSTEK Jakarta Ceger Dani Santoso, di Jakarta Timur, Rabu (18/3/2020).
Dikatakan, dalam akuisisi kali ini ada sekitar 250-an pengurus DKM dari sekitar 150
masjid dan musala yang kini menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Mereka mendaftar
dalam dua program dasar yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian
(JKM). Menurut Dani, iuran kepesertaan untuk dua program tersebut sangat murah
yaitu hanya Rp16.800 perbulan.
Kendati murah, tetapi pengurus DKM berhak dengan segala manfaat BPJAMSOTEK
yang sangat besar. Bahkan belakangan ini manfaatnya bertambah tanpa ada
kenaikan iuran yaitu melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019
tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan
Kematian (JKM). "Dalam Nomor 82 Tahun 2019 ini memuat sejumlah peningkatan
manfaat tanpa adanya kenaikan iuran," tegas Dani.
Dani mengatakan pihaknya dalam setiap kegiatan pertemuan dengan peserta selalu
menyampaikan manfaat yang diatur dalam PP 82/2019 tersebut. Nenurut Dani, PP
82/2019 merupakan perubahan atas PP Nomor 44 Tahun 2015 yang ditandatangani
oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2019.
"Kami wajib menyampaikan karena memang hak dari peserta untuk mengetahui ha-
haknya. Selain itu, kami berharap agar peserta ikut pula menyampaikan kepada
para pekerja di sekitarnya yang belum terdaftar agar segera mendaftar karena
memang sayang sekali kalau belum menjadi peserta BPJAMSOSTEK yang memiliki
manfaat yang semakin besar," kata Dani.
Page 41 of 142.

