Page 44 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 44
belum memasuki usia sekolah sampai dengan sekolah di tingkat dasar, saat peserta
meninggal dunia atau cacat total, beasiswa akan diberikan pada saat anak
memasuki usia sekolah. Pemberian beasiswa berakhir pada saat anak peserta
mencapai usia 23 tahun, menikah atau bekerja. "Dengan begitu tidak ada lagi anak-
anak putus sekolah, akibat orang tuanya meninggal atau cacat total akibat
kecelakaan kerja," ungkap Dani.
Selain itu, ada lagi penambahkan manfaat Program JKK yang baru di PP 82/2019,
yaitu dengan perawatan pengobatan yang disebabkan kecelakaan kerja di rumah
alias home care. Tidak tanggung-tanggung manfaat biaya homecare dapat
mencapai maksimal Rp20 juta per tahun untuk setiap kasus kecelakan kerja yang
diberikan kepada peserta yang tidak memungkinkan datang langsung ke rumah
sakit untuk melanjutkan pengobatannya karena kecelakaan kerja tersebut
PP 82/2019 tersebut juga mengatur pemeriksaan diagnostik, yang dimaksudkan
untuk pemeriksaan dalam rangka penyelesaian kasus Penyakit Akibat Kerja (PAK).
"Hal ini dilakukan untuk memastikan pengobatan dilakukan hingga tuntas," kata
Dani.
Tidak hanya program program JKM juga memberikan bantuan beasiswa dengan
perubahan poin-poin yang sama dengan manfaat program JKK, yaitu maksimal
mencapai Rp174 juta untuk dua orang anak apabila tenaga kerja sudah menjadi
peserta tiga tahun. "Dengan demikian negara hadir untuk meringankan beban
masyarakat/pekerja melalui program BPJAMSOSTEK," tegasnya.
Dani menyebut, manfaat tersebut berhak dimiliki baik oleh peserta formal atau
penerima upah (PU) dan peserta informal atau bukan penerima upah (BPU).
Page 43 of 142.

