Page 78 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 78

Mengetahui asal pekerja asing ini dari Bangkok, bukan dari Jakarta, akhirnya ke-49
               TKA tersebut ditempatkan di Pabrik PT VDNI di Kecamatan Morosi, Kabupaten
               Konawe.


               Pabrik PT VDNI di Kabupaten Morosi, diketahui berisi ribuan pekerja lokal lainnya.
               Hanya dibatasi pagar dan jalan, pabrik ini berhadapan langsung dengan
               permukiman warga. Sejak Minggu hingga Rabu (18/3/2020), puluhan pekerja ini
               ditempatkan di dalam kompleks pabrik pemurnian nikel.

               Data dari ketenagakerjaan, ada sekitar 2.000 orang lebih pekerja yang berada
               dalam lokasi pabrik. Karantina TKA asal China ini, dikawal langsung anggota Polda
               Sulawesi Tenggara. Bersama tim Rumah Sakit Bhayangkara, mereka dikarantina
               sampai 14 hari ke depan.

               Brigjen Pol Merdisyam menyatakan, puluhan pekerja asal China ini berasal dari
               Jakarta. Ternyata pihak imigrasi Kendari mengklarifikasi jika mereka pekerja China
               yang terbang dari Bangkok, Thailand dan menuju Kota Kendari pada hari yang
               sama.

               Terkait karantina pekerja asal China di Pabrik VDNI di Kabupaten Konawe, Kepala
               Kantor Wilayah KemenkumHAM Sulawesi Tenggara, Sofyan membenarkan. Mereka
               dikarantina dan ditempatkan di wilayah pabrik di Morosi.

               "Mereka diawasi oleh pihak Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Tenggara,
               bersama tim dokter lainnya," ujar Sofyan, Selasa (17/3/2020).

               Dari gambar foto yang beredar, usai pernyataan kontroversi  Kapolda Sultra,
               pekerja China begitu datang di Bandara langsung menuju Kecamatan Morosi.
               Pekerja sebanyak ini, ditempatkan di dalam pabrik, dikawal petugas menggunakan
               masker lengkap..



































                                                       Page 77 of 142.
   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83