Page 84 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 84
Title EMPATI WABAH CORONA, BURUH TUNDA AKSI MASSA BESAR-BESARAN
Media Name sindonews.com
Pub. Date 18 Maret 2020
https://ekbis.sindonews.com/read/1560805/34/empati-wabah-corona-buruh- tunda-aksi-
Page/URL
massa-besar-besaran-1584531438
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) memastikan menunda aksi massa besar-
besaran terkait penolakan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Keputusan itu diambil
terkait wabah virus corona (Covid-19) yang melanda Indonesia.
Rencananya, MPBI yang membawahi tiga konfederasi besar buruh yakni Konfederasi
Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
(KSPI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) akan menggelar
aksi Senin (23/3) depan.
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengatakan, MPBI berempati terhadap situasi
dan kondisi nasional saat ini.
"MPBI berharap pemerintah dan DPR juga berempati dengan situasi penyebaran
corona saat ini dengan menunda pembahasan Omnibus Law Kluster
Ketenagakerjaan," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/3/2020).
Namun, Andi Gani menegaskan, kalau DPR bandel, tetap melakukan pembahasan
secara sembunyi-sembunyi, dapat dipastikan tidak akan lama massa buruh akan
turun ke jalan.
Data terakhir yang tercatat, massa buruh MPBI dari 3 konfederasi besar buruh yang
menyatakan kesiapan aksi di DPR sudah mencapai 80.300 dan jutaan massa MPBI
di seluruh Indonesia.
Andi Gani juga mengungkapkan, safari ke beberapa partai politik sudah dilakukan.
Hasilnya membuat melek partai-partai untuk mengkritisi RUU Omnibus Law Cipta
Kerja. Namun, yang justru paling pertama menyatakan sikap kritisnya PDI
Perjuangan.
"Kami menaruh hormat untuk sikap PDI Perjuangan yang sudah disampaikan
melalui Sekjennya Hasto Kristiyanto. Terimakasih juga kepada Bu Megawati,"
ungkapnya.
Page 83 of 142.

